Mantap, Pemesanan Suzuki XL7 Sudah Mencapai 2.001 unit

Advertisements

Jakarta – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) baru saja melakukan peluncuran global Suzuki XL7 The New Extraordinary SUV pada 15 Februari 2020 di Jakarta. Saat ini angka pemesanan mobil tersebut sudah melampaui target.

Hingga 9 Maret 2020, atau 23 hari sejak diluncurkan, Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) XL7 sudah mencapai 2.001 unit, lebih tinggi dari target awal 2.000 unit per bulan.

“Di bulan Februari, kami berhasil membukukan pemesanan sebanyak 1.395 unit dan bulan Maret hingga tanggal 9– sudah mencapai 606 unit. Angka ini membuktikan bahwa pasar SUV di Indonesia semakin berkembang dan Suzuki XL7 menjadi salah satu SUV yang dapat memenuhi harapan masyarakat Indonesia untuk SUV yang value for money” Ujar Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIS.

Suzuki XL7 saat ini telah diluncurkan di 34 kota di seluruh Indonesia dan berhasil menarik perhatian masyarakat. Selain di Jakarta, permintaan Suzuki XL7 paling besar ada di Surabaya, Bali, Yogyakarta, Cirebon dan Semarang.

Suzuki XL7 Alpha menjadi varian yang paling diminati pelanggan dengan angka penjualan tertinggi dibanding varian Suzuki XL7 lainnya, yaitu sebanyak 1.052 unit atau sekitar 53% dari total penjualan XL7.

XL7 berhasil menarik perhatian pelanggan dengan tiga keunggulannya yaitu desain eksterior yang tangguh, interior yang nyaman bagi penumpang, serta berbagai fitur canggih seperti Smart E-Mirror, Keyless Push Start-Stop Button, AC Digital Auto Climate with Heater serta Power Outlet hingga baris ketiga yang membuat pengalaman berkendara semakin luar biasa dan melengkapi gaya hidup keluarga Indonesia.

Berbagai promo menarik untuk pembelian Suzuki XL7 juga ditawarkan kepada konsumen yang berupa hadiah langsung iPhone 11 untuk pembelian pada periode Februari-Maret 2020, gratis layanan perawatan berkala dan suku cadang hingga 50.000 km.

“Pencapaian angka penjualan ini memotivasi kami untuk terus memenuhi kebutuhan pelanggan akan produk dan pelayanan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat” tutup Dony.

Komentar pembaca