• 28 Februari 2024 23:00
Busi Palsu

Jakarta – Busi merupakan bagian penting dalam sistem pengapian kendaraan, agar kinerja busi tetap baik sebagainya wajib menjaganya dengan baik kondisi busi.

Jangan pernah mencoba melakukan perubahan sendiri, seperti mengubah heat range. Selain itu, perhatikan ciri-ciri fisik semua dari panjang ulir, diameter, dan sebagainya harus sesuai dengan spesifikasi mesin.

Sama seperti komponen lainnya, busi juga butuh perawatan supaya tidak kotor sehingga kinerjanya tetap stabil dan apinya tidak lemah. Selain itu perhatikan juga umur busi, apabila sudah cukup lama digunakan lebih baik diganti.

Kelebihan Busi NGK dilihat dari mulai varian atau tipe Busi mulai dari Nickel hingga MotoDX dengan keunggulan pada materialnya, Busi NGK menghadirkan lebih banyak perbedaan pada struktur busi dan proses manufaktur serta komponen yang berasal langung dari Jepang.

“Busi NGK menggunakan serbuk khusus (Sealing Powder) yang berfungsi sebagai penguat struktur bentuk busi serta menahan kebocoran gas yang muncul dari ruang bakar” Ujar Diko Oktaviano, Technical Support Product Specialist PT Niterra Mobility Indonesia (NMI).

“Selain menggunakan serbuk khusus proses merapatkan metal Shell pada Busi NGK juga menggunakan proses cold caulking dan disertasi dengan insulator yang di buat di Jepang” ungkapnya.

Seiring berjalannya waktu kendaraan yang kita gunakan tersebut akan mengalami banyak perubahan yang terjadi pada komponen utama maupun komponen pendukung.

Perubahan tersebut meninmbulkan banyak gesekan yang berpotensi menyebabkan keausan dan kerusakan komponen yang berpotensi menggangu performa kendaraan tersebut. Diantara komponen – komponen tersebut adalan busi.

Pada awal pemakaian tentu kita merasakan bahwa kendaraan yang kita gunakan memiliki daya respon yang baik, efisiensi penggunaan bahan bakar yang stabil, serta yang terpenting adalah mudah dalam start.

“Bukan cuma kemasannya yang dibikin mirip dengan produk asli, ada juga busi bekas asli yang direkondisi jadi kayak baru, terus dijual lagi, namun setelah ditemukan ternyata secara fisik mirip, tapi kalau diperhatikan dengan jelas berbeda” kata Diko

“Busi NGK palsu untuk Grand Livina yang kami temukan di psaran ketika dibedah, material yang dipakai jauh sekali dari yang digunakan oleh NGK” jelasnya

Selain itu, jika diperhatikan, busi palsu bagian tengah dalam ada warna kekuningan, itu materialnya tembaga. Penggunaan material yang tidak sesuai pada busi palsu dapat berdampak buruk pada mesin kendaraan.

Oleh karena itu sebelum hal itu terjadi maka ganti busi pada waktunya sangat dianjurkan untuk semua kendaraan, tidak perlu menunggu sampai kendaraan itu berhenti operasi (mogok) karena kalau sudah seperti itu biaya service komponen lain akan lebih mahal dibandingkan dengan biaya penggantian busi.

“Penggunaan material busi yang tak sesuai membuat material tersebut mengalami abrasif atau terkikis, nantinya akan membuat baret dinding liner. Jangan sampai mau cari busi murah, nanti mesin mobil jadi rusak dan keluarin duit lebih besar” jelas Diko

By Yudi Atmaja

https://lensautama.com

Komentar pembaca