Jendela Otomotif Indonesia

BBMC Indonesia Racing Division Kantongi Dua Podium di Ajang Slide on Sunday

0
Jakarta – Motor klasik memang kerap mengundang mata untuk melihat Ketika melintas di jalanan. Namun, jarang kita lihat motor klasik berkompetisi adu pacu, bahkan menerabas trek rumput atau kerap disebut grasstrack. Berbeda dengan trek yang ada, wahana ini benar-benar mengandalkan ketrampilan prima dari penunggang motor.

Kumpulan pecinta motor klasik, Bikers
Brotherhood MC (BBMC) Indonesia – Racing Division, turut berkompetisi di arena balap
off-road, Slide on Sunday di Buperta Cibubur.

Berkompetisi dengan di dua kategori berbeda,
BBMC Indonesia Racing Division turun dengan formasi dua motor di kelas Big Bor, serta 1
motor di kelas Chopper.

M. Iqbal. Team Principal BBMC Indonesia
Racing Divison mengatakan, matchless 350cc dan Royal Enfield lansiran baru bertenaga 350cc kami kerahkan di kelas Big Bor. Sementara Yamaha XS 650 cc kami turunkan di kelas Chopper.

“Tidak mudah mengendarai motor di atas rumput, apalagi rumput basah, keterampilan bagus dan motor yang kompetitif bukan modal utama di ajang Slide on Sunday, kita butuh ketenangan mental dalam menghadapi tekanan dari kompetitor dan kepiawaian dalam mengenal medan” ungkapnya

“Alhamdulillah tim BBMC Indonesai Racing Division bisa naik podium di ajang perdana ini. Dua pembalap kami bisa menerobos dua podium, yaitu Juara II di kelas Chopper dan Juara II di kelas Big Bor” ujar Rendy Kebow, Koordinator tim BBMC.

Dari hasil lomba kelas chopper, pembalap bernama Dery Darmawan menempati podium dua, sementara Nazar Hafiz turut menempati podium dua di kelas Big Bor.

“Ini adalah kali pertama, kami turun secara ofisial di ajang balap grasstrack. Pencapaian awal ini merupakan momen dalam mempersiapkan pembalap dan motor yang kompetitif, agar bisa meningkatkan prestasi di ajang-ajang berikutnya” jelas Rendy

“Bukan cuma di atas rumput, tapi juga pasir dan landasan lainnya. Bukan cuma prestasi yang dikejar tapi juga silaturahmi dengan kalangan pecinta otomotif bisa terus berkelanjutan” kata Iqbal.

Ajang nasional ini tentunya akan melepas kerinduan para pecinta motor untuk dapat berkompetisi secara sportif, dengan kuda besi klasik miliknya masing-masing.

Komentar pembaca