Jendela Otomotif Indonesia

DFSK Super Cab Menawarkan Solusi Mobilitas Bagi Para Pengusaha

0

Jakarta – Mobil pikap produksi Indonesia ini menawarkan performa yang kuat, muatan yang banyak, dan yang tidak kalah penting adalah efisiensi bahan bakar yang baik yang bisa menghadirkan biaya operasional harian yang lebih ekonomis.

DFSK Super Cab menjadi salah satu pilihan terbaik untuk digunakan usaha yang membutuhkan sebuah kendaraan komersial ringan yang handal dan terjangkau.

PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi mengatakan, DFSK berharap dengan kehadiran DFSK Super Cab bisa membantu akselerasi pertumbuhan usaha lebih baik lagi, melalui sebuah kendaraan operasional yang benar-benar bisa diandalkan di berbagai situasi.

DFSK melakukan uji irit DFSK Super Cab 1.5L Gasoline dengan metode full to full berkeliling Jakarta dan Tangerang dengan jarak kurang lebih 75 kilometer.

Mobil dikendarai oleh 2 orang penumpang dengan kondisi AC menyala dan membawa beban muatan mencapai 1 ton berupa semen, dengan kondisi jalan beberapa kali menemui kemacetan. Setelah melewati proses penghitungan, mendapatkan hasil 12,3 KM/L untuk DFSK Super Cab 1.5L berbahan bakar bensin.

“Capaian ini membuktikan bahwa DFSK Super Cab benar-benar bisa diandalkan, baik dari daya angkut hingga efisiensi bahan bakar yang dihasilkan dan memberikan kenyamanan bagi pengemudi karena juga dilengkapi dengan AC” Imbuhnya

“Kami berharap semakin banyak lagi masyarakat yang bisa menikmati DFSK Super Cab dan membuktikan bagaimana keunggulan yang ditawarkan agar bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha lebih menguntungkan” jelas Achmad Rofiqi.

Pada kesempatan ini DFSK menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk masyarakat yang berada di sekitar JIExpo Kemayoran, DFSK menyumbangkan 5 ton semen untuk membantu membangun Masjid At-Taqwa yang berlokasi di Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Bantuan yang kami berikan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar dan DFSK ingin berkontribusi secara aktif di tengah-tengah masyarakat” pangkas Achmad Rofiqi.

Komentar pembaca