60 Penderita Katarak Diberikan Operasi Gratis di JEC

Advertisements
JakartaJEC rumah sakit spesialis mata dan eye care leader di Indonesia, menghadirkan fasilitas JEC Glaucoma Suite layanan khusus yang komprehensif dan modern bagi pasien glaukoma, mulai tahapan edukasi dan konsultasi, diagnostik, serta tindakan medis hingga bedah.

“Banyak orng yang tidak memiliki akses untuk mendapatkan tindakan yang memadai. Bakti katarak menjadi realisasi nyata atas kepedulian JEC kepada mereka agar kembali mendapatkan penglihatan dan hidup yang produktif” Ujar Dr. Arini Safira, Spm, Ketua JEC World Glaukoma Week dan Bakti Katarak 2020.

Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI melalui laporan mengemukakan perkiraan jumlah penderita glaukoma secara global mencapai 76 juta pada 2020 – atau meningkat sekitar 25,6% dari angka satu dekade lalu yang masih 60,5 juta orang.

Sementara di Indonesia, data yang sempat dirilis secara resmi barulah prevalensi glaukoma sebesar 0,46% (setiap 4 sampai 5 orang per 1.000 penduduk). Jumlah kasus baru glaukoma pada pasien rawat jalan di rumah sakit Indonesia sejumlah 80.548 pada 2017; naik 151,5% dari periode 2015.

“Sayang nya di indonesia permasalahan glaukoma masih memperhatikan lantran penderita seringkali baru mencari pengobatan ketika sudah pada stadium lanjut” jelas Prof. DR. dr Widya Artini
Wiyogo, Sp. M(K), dokter Subspesialis Glaukoma.

Pendeteksian seawal mungkin menjadi langkah antisipasi. Terlebih mengingat semua orang (dari segala usia) berisiko terserang glaukoma. Menilik kembali data SIRS online , dari pasien rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit Indonesia sepanjang 2017, penderita glaukoma termuda berumur 0-6 hari (berjumlah 62 orang), dan cenderung meningkat di setiap rentang usia.

Arini Safira menjelaskan, kelompok umur 44 tahun ke atas menjadi yang terbanyak dengan 61.882 penderita, atau sekitar 71,4% dari total pasien pada tahun tersebut, berusia 40 tahun ke atas, berusia 40 tahun ke atas, penderita minus dan hiperopia tinggi,”

“JEC Glaucoma Suite juga memungkinkan prosedur pemeriksaan dengan journey time lebih singkat, namun tetap mengedepankan penanganan glaukoma yang andal dan berkesinambungan” jelas Dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM(K), Kepala Bedah Refraktif dan Direktur Utama JEC.

JEC Glaucoma Suite menawarkan paket istimewa untuk pendeteksian glaukoma seharga Rp 999.000,00 (dari harga awal Rp 2.800.000,00) – berlaku hingga 30 April 2020.

“Banyak orang yang tidak memiliki akses untuk mendapatkan tindakan yang memadai. Bakti Katarak menjadi realisasi nyata atas kepedulian JEC kepada mereka agar kembali mendapatkan penglihatan dan hidup yang produktif” tutup Arini Safira.

JEC telah secara rutin menjalankan Bakti Katarak dengan keseluruhan tindakan menjangkau lebih dari 3.000 orang dari seluruh Indonesia.

Komentar pembaca