lensautama – Veda Ega Pratama menunjukkan performa menjanjikan pada balapan Moto3 Catalunya meski harus puas finis di posisi kedelapan di Circuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026) sore WIB.
Pembalap muda Indonesia tersebut tampil agresif sejak awal balapan. Memulai race dari posisi belakang, Veda Ega langsung melesat naik tujuh peringkat hingga menembus posisi ke-13 pada lap pertama.
Persaingan sengit langsung tersaji sejak awal lomba. Pembalap tuan rumah, David Almansa, sempat memimpin jalannya balapan pada lap ketiga. Sementara itu, Veda Ega terus menunjukkan konsistensi dengan naik ke posisi ke-11 pada lap yang sama.
Performa apik Veda Ega Pratama terus berlanjut. Pada lap keempat, ia berhasil menembus posisi 10 besar sebelum kembali memperbaiki peringkat ke urutan kesembilan dua lap berselang.
Namun, ketatnya persaingan di kelas Moto3 membuat Veda Ega sempat kehilangan posisi pada lap ke-11. Ia disalip Matteo Bertelle dan Casey O'Gorman sehingga turun ke posisi ke-11.
Insiden kecelakaan yang dialami Jesus Rios pada lap-lap akhir membuka peluang bagi pembalap Indonesia itu untuk kembali masuk 10 besar. Hingga garis finis, Veda Ega sukses mengamankan posisi kedelapan.
Balapan Moto3 Catalunya 2026 sendiri dimenangkan oleh Maximo Quiles dengan catatan waktu 32 menit 28,964 detik.
Tambahan poin dari seri Catalunya membuat Veda Ega Pratama kini mengoleksi 58 poin di klasemen sementara Moto3 2026. Sementara itu, Maximo Quiles masih kokoh di puncak klasemen dengan total 140 poin.
Hasil positif di Catalunya menjadi bukti perkembangan signifikan Veda Ega Pratama sebagai salah satu pembalap muda Indonesia yang mulai mampu bersaing di level internasional. Performa konsisten tersebut juga membuka peluang bagi Veda Ega untuk terus meraih hasil lebih baik pada seri-seri Moto3 berikutnya.
