Diskusi Forwot, Jaecoo J5 Optimistis Pimpin Pasar 2026

lensautama – Jaecoo Forwot menjadi topik hangat dalam industri otomotif nasional seiring pencapaian gemilang Jaecoo Indonesia melalui SUV andalannya, Jaecoo J5. Produsen otomotif asal Tiongkok ini sukses membukukan 10.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hanya dalam waktu singkat sejak peluncuran resmi di Tanah Air.

Pencapaian tersebut diungkapkan langsung oleh Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia, saat menghadiri ajang Indonesia’s Automotive Outlook 2026 bersama para jurnalis FORWOT (Forum Wartawan Otomotif Indonesia) di Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada 23–24 Januari 2026.

Ilham menegaskan bahwa keberhasilan Jaecoo J5 tidak terlepas dari peran strategis media massa. Berdasarkan riset internal perusahaan, mayoritas konsumen mengaku memperoleh validasi serta informasi mendalam mengenai keunggulan Jaecoo J5 melalui pemberitaan otomotif lokal yang masif.

“Eksposur media, khususnya dari rekan-rekan FORWOT, sangat berperan dalam membangun kepercayaan publik terhadap brand Jaecoo di Indonesia” ungkap Ilham.

Antusiasme publik terhadap Jaecoo J5 telah terlihat sejak awal kemunculannya. Pada ajang GJAW, SUV ini langsung mencatatkan 6.000 unit SPK, sebelum akhirnya melonjak hingga 10.000 unit pada Desember 2025.

Bahkan, Jaecoo mencetak rekor internal ketika berhasil membukukan 2.000 SPK hanya dalam dua hari, sebuah pencapaian yang disebut Ilham sebagai sejarah baru bagi Chery Group, khususnya untuk sub-brand Jaecoo secara global.

Menjawab kekhawatiran konsumen terkait ketersediaan unit, Ilham memastikan bahwa Jaecoo Indonesia tengah melakukan proses distribusi intensif bagi pemesan sejak 2025. Pengiriman unit dijadwalkan berlangsung sepanjang Januari hingga Februari 2026.

“Kami meminta konsumen tetap bersabar karena Jaecoo berkomitmen menjaga kualitas layanan dan memastikan setiap unit sampai dengan standar terbaik” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Jaecoo Indonesia telah menerapkan strategi perakitan lokal (Completely Knocked Down/CKD). Indonesia diposisikan sebagai basis produksi penting bagi Chery Group, termasuk untuk Jaecoo J5.

Strategi ini diyakini mampu meningkatkan daya saing harga, menjamin ketersediaan suku cadang, serta memastikan keberlanjutan produk bagi konsumen Indonesia.

Dari sisi layanan purna jual, Jaecoo Indonesia menargetkan 50 dealer aktif pada 2025, dan meningkat menjadi 80 dealer pada Juli 2026. Ekspansi ini tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi juga menjangkau wilayah strategis seperti Surabaya, Bali, Kalimantan, hingga Sumatera (Medan, Batam, dan Palembang).

Saat ini, Jaecoo J5 dibanderol Rp299.900.000. Namun, perusahaan tengah menyiapkan skema harga baru dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi makro 2026, termasuk nilai tukar rupiah dan regulasi insentif kendaraan listrik.

Jaecoo Indonesia juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah guna mendukung pengembangan ekosistem kendaraan ramah lingkungan. Insentif dinilai krusial agar teknologi SUV listrik modern dapat dinikmati masyarakat luas dengan harga terjangkau.

Dengan kombinasi desain SUV modern, teknologi canggih, serta strategi harga yang berpihak pada konsumen, Jaecoo optimistis Jaecoo J5 akan terus memimpin pasar otomotif Indonesia di tahun 2026.

Menutup pernyataannya, Ilham menegaskan bahwa Jaecoo tidak akan membebani konsumen yang telah menunjukkan antusiasme tinggi. “Kami berkomitmen menghadirkan inovasi yang bukan hanya mewah, tetapi juga fungsional bagi mobilitas masyarakat Indonesia” pungkasnya.

Komentar pembaca