Pesawat Jet Produksi Honda, Telah Digunakan saat Transportasi Udara Untuk Timnya

Advertisements

Jakarta – Honda Aircraft Company mengumumkan bahwa Honda telah mengirimkan HondaJet Elite kepada tim balap F1 Scuderia AlphaTauri sebagai alat transportasi udara tim ini.

Pesawat jet produksi Honda tersebut telah mulai digunakan saat tim Scuderia AlphaTauri berlaga di Grand Prix Italia, 6 September 2020 lalu.

Dalam Grand Prix Italia tersebut, tim Scuderia AlphaTauri mencatat prestasi gemilang, dimana pembalapnya Pierre Gasly berhasil meraih kemenangan perdananya di Formula 1.

Tim Scuderia AlphaTauri akan mengoperasikan HondaJet Elite sebagai transportasi tim, terutama di Eropa untuk berbagai tujuan, antara lain mengangkut pengemudi, atlet dan timnya.

Michimasa Fujino, President and CEO Honda Aircraft Company menjelaskan, HondaJet Elite sangat cocok untuk digunakan oleh atlet profesional yang membutuhkan perjalanan yang aman, andal, dan cepat dari kota ke kota.

“Saya senang Red Bull telah memutuskan untuk menambahkan HondaJet Elite sebagai salah satu alat transportasinya, dan kami senang dapat menawarkan keunggulan kami kepada tim Red Bull melalui efisiensi, kinerja, dan kenyamanan pesawat kami yang tak tertandingi” Ujar Michimasa Fujino.

“Kami sangat senang menyambut anggota baru di armada Flying Bulls dengan HondaJet Elite yang menandai langkah lain dalam kerja sama antara Honda dan Red Bull” imbuhnya

“HondaJet akan digunakan oleh Red Bull Racing Tim dan Scuderia AlphaTauri sebagai bagian dari kerjasama F1 kami. Keberhasilan kemitraan global antara Honda dan Red Bull juga telah ditunjukkan di MotoGP selama bertahun-tahun” jelas Helmut Marko.

Teknologi yang ditemukan di mesin yang menggerakkan HondaJet meningkatkan kekuatan mobil Balap Red Bull, yang telah membawa tim Red Bull-Honda F1 meraih banyak kemenangan.

Jejak penjualan dan pelayanan Honda Aircraft Company mencakup Amerika Utara, Eropa, Amerika Latin, Asia Tenggara, Cina, Timur Tengah, India, dan Jepang.

Armada HondaJet saat ini sudah mencapai lebih dari 155 pesawat di seluruh dunia dan telah menjadi jet ringan yang paling banyak dikirim di kelasnya pada tahun 2017, 2018, dan 2019.

Komentar pembaca