Warga Pamulang Timur Abaikan PSBB Dengan Berburu Takjil di Jalan

Advertisements

Tangsel – Meskipun sedang pandemi COVID-19, kawasan kuliner yang biasa buka setahun sekali ini ramai di serbu warga yang akan berburu takjil untuk menu berbuka puasa.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan menerapkan sanksi bagi pelanggar peraturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang akan mulai berlaku mulai Sabtu (18/4/2020) besok hingga 1 Mei 2020.

Sayangnya, keramaian pembeli ini tidak memperdulikan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), para pemburu Takjil tidak menjaga jarak fisik ( physical distancing ) sehingga sangat beresiko terjadi penularan virus Corona.

Waraga Pamulang Timur Abaikan PSBB Dengan Berburu Takjil di Jalan
Waraga Pamulang Timur Abaikan PSBB Dengan Berburu Takjil di Jalan (Foto: lensautama)

Berburu takjil jelang berbuka puasa sudah menjadi tradisi masyarakat di sekitar Pamulang Indah Ma meraka tidak kawatir atau pun merasa takut dengan virus mematikan itu.

“Setiap tahun kami memang berjualan disini, pertama kita jualan di sekitaran lapangan pasket pas ada Covid-19 ini kita di geser kejalan-jalan, memang saya takut tapi apa boleh buat saya cari makan dari berjualan kue ini” Ujar penjual kue yang di temui media kami lensautama.com

“Sebetul nya saya takut keluar untuk berburu takjil tapi apa boleh buat, saya tetap berjara jarak dengan orang sebelah dan saya selalu menggunakan masker dan utuk membeli saya selalu kasih uang pas saya takut tertular dari uang kembalian” papar Dina pembeli kue.

Penegakan hukumnya harus lebih, sanksi sosialnya bisa lebih ketat lagi, nanti ada peningkatan sanksinya. Sanksi tersebut berupa memberikan sanksi administratif kepada masyarakat yang melanggar ketentuan PSBB tersebut.

Baca Juga : Cegah COVID-19, Karang Taruna Rw 026 Pamulang Timur Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Komentar pembaca