lensautama – Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil impresif dan dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga Serie A saat US Sassuolo menghadapi ACF Fiorentina. Pertandingan tersebut berakhir imbang tanpa gol (0-0).
Dalam laga tersebut, Jay Idzes menunjukkan performa luar biasa di lini pertahanan. Bermain penuh selama 90 menit, ia tampil kokoh dalam meredam berbagai serangan Fiorentina dan menjadi sosok kunci di balik keberhasilan Sassuolo membawa pulang satu poin dari laga tandang.
Sepanjang pertandingan, Fiorentina tercatat melepaskan 16 tembakan. Namun, solidnya lini belakang Sassuolo yang dikomandoi Jay Idzes membuat seluruh peluang tersebut gagal berbuah gol.
Berdasarkan data SofaScore, pemain berusia 25 tahun itu mencatatkan tujuh sapuan, dua blok, serta memenangi sejumlah duel penting. Statistik tersebut mempertegas kontribusinya sebagai benteng utama pertahanan tim.
Penampilan gemilang ini semakin menegaskan peran vital Jay Idzes di jantung pertahanan Sassuolo sepanjang musim. Ia menjadi pemain yang nyaris tak tergantikan, hanya absen sekali pada pekan pembuka Serie A dan selalu tampil penuh dalam 33 pertandingan berikutnya.
Jay Idzes mengawali karier profesionalnya di Belanda bersama FC Eindhoven. Namanya mulai mencuri perhatian saat memperkuat Go Ahead Eagles, sebelum akhirnya hijrah ke Italia dan berkembang pesat bersama Sassuolo.
Adaptasi cepat dan konsistensi tinggi membuatnya menjadi salah satu bek paling diandalkan di timnya saat ini.
Berkat kontribusi Jay Idzes, Sassuolo yang berstatus sebagai tim promosi mampu tampil kompetitif di Serie A musim ini. Mereka kini menempati peringkat ke-10 klasemen dan telah memastikan diri aman dari ancaman degradasi.
Performa konsisten ini menjadi sinyal positif, tidak hanya bagi klub, tetapi juga bagi Timnas Indonesia yang mengandalkan Jay Idzes sebagai salah satu pilar utama di lini pertahanan.
