• 21 Juli 2024 08:04

LensaUtama

Jendela Cakrawala Indonesia

New XL7 Hybrid

Jakarta – PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) menyebutkan bahwa calon konsumen yang tertarik membeli kendaraan hybrid tidak perlu risau, karena hanya perlu merogoh kantong sebesar Rp15.394,- per harinya (bagi transmisi otomatis/AT) dan Rp15.080,- per harinya (bagi transmisi manual/MT) untuk biaya kepemilikan XL7 Hybrid selama 5 tahun yang dihitung dari biaya pajak tahunan dan biaya perawatan berkala. Tentunya hal ini membuat New XL7 Hybrid ramah lingkungan dan ramah di kantong.

“Terbukti lewat respons positif masyarakat menyambut varian kendaraan hybrid yang beredar di pasar otomotif. Data Suzuki sendiri menunjukkan 64% permintaan unit XL7 menyasar tipe XL7 Hybrid yang sudah diperlengkapi teknologi SHVS yang lebih ramah lingkungan dan efisien” Ujar Hariadi, Asst. to Dept. Head 4W Sales PT SIS.

“Sebelum melakukan pembelian mobil, ada baiknya calon konsumen melakukan riset terlebih dahulu agar lebih yakin terhadap keputusan yang akan diambil” ungkapnya

Biaya kepemilikan unit menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Dalam penghitungannya, biaya ini menghitung seberapa besar biaya perawatan mobil hingga biaya pajak kendaraan tahunan.

“Kami menghadirkan XL7 Hybrid sebagai kendaraan keluarga yang berkelanjutan, dari segi ramah lingkungan maupun biaya kepemilikan. Penting bagi calon konsumen untuk menimbang pilihan kendaraan yang ramah lingkungan, efisien, dan ramah di kantong” kata Hariadi

“New XL7 Hybrid ini juga memiliki masa garansi Lithium-Ion Battery hingga 8 tahun atau 160 ribu kilometer sebagai wujud komitmen dari Suzuki akan jaminan ketahanan Lithium-Ion Battery dan layanan aftersalesnya. Tentunya dengan tetap membudayakan eco-driving untuk mendukung efisiensi bahan bakar kendaraan” jelasnya

Perawatan berkala merupakan kegiatan penting yang perlu diperhatikan oleh pemilik mobil, hal ini dikarenakan mobil akan diperiksa secara menyeluruh untuk mengetahui kondisi kendaraan apakah memerlukan penggantian atau pembersihan.

Suzuki sendiri memberikan program free service bagi pelanggan New XL7 Hybrid hingga jarak tempuh 50.000 km. Dalam jangka waktu 5 tahun atau jarak tempuh hingga 100.000 km, biaya service baru akan muncul ketika mobil sudah mencapai 40.000 km dan 60.000 hingga 100.000 km.

Besarnya total biaya perawatan berkala New XL7 Hybrid hingga jarak 100.000 km yaitu Rp6.465.500,- atau Rp3.542,- per hari untuk transmisi otomatis (AT). Sedangkan untuk transmisi manual (MT), berkisar pada angka Rp6.587.300,- atau Rp3.609,- per hari.

Perawatan berkala tersebut meliputi penggantian fast moving parts, produk Ecstar dan jasa, namun tidak termasuk untuk penggantian parts di luar paket perawatan berkala.

Hal lain yang semestinya diperhatikan dan dijadikan bahan pertimbangan ialah Biaya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Terdapat perbedaan harga antara transmisi otomatis (AT) dan manual (MT). Untuk New XL7 Hybrid transmisi otomatis (AT), pajak tahunannya dikenakan Rp4.326.000,- per tahun atau jika diakumulasikan selama 5 tahun dan dibagi per hari maka biayanya berkisar Rp11.852,- per hari.

Kemudian untuk New XL7 Hybrid transmisi manual (MT), pajak tahunannya dikenakan Rp4.187.000,- per tahun atau jika diakumulasikan selama 5 tahun dan dibagi per hari maka biayanya berkisar sebesar Rp11.471,- per harinya.

New XL7 Hybrid mendapat keringanan pajak karena memenuhi persyaratan program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor Roda Empat Emisi Karbon Rendah.

“Dengan adanya gambaran estimasi biaya kepemilikan yang kami informasikan, kami harap dapat menolong konsumen mempertimbangkan dan menjatuhkan pilihannya kepada New XL7 Hybrid. Untuk itu, pemilik kendaraan bukan hanya mendapatkan kendaraan yang ramah lingkungan saja, tetapi juga kendaraan yang tangguh, efisien, dan biaya kepemilikan yang ramah di kantong” pangkas Hariadi.

By Syaidah Azahra

Gadis kelahiran tahun 2000 yg masih kuliah di salah satu universitas, yang bercita-cita ingin menjadi pengusaha agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Gadis pemalu ini bergabung di lensautama.com sebagai penulis untuk menyalurkan hobi nya.

Komentar pembaca