Tarif Ojek Online di Jabodetabek Mengalami Kenaikan

Advertisements

Jakarta – Pengguna ojek online (ojol) Grab dan Gojek Cs bersiaplah mengalami tarif baru ojol di Jabodetabek naik Rp 150/km hingga Rp 250/km sementara zona lain tetap.

Sesui yang telah diputuskan oleh Kementrian Perhubungan beberpa hari lalu, tarif ojek online (ojol) untuk wilayah Jabodetabek mengalami kenaikan.

Penetapan tarif baru ini sudah melalui proses diskusi yang melibatkan banyak pihak, mulai dari asosiasi ojol, konsumen, samapai YLKI.

Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan Budi Setiyadi menjelaskan, penerapan tarif baru untuk ojol di Jabodetabek berjalan sesui jadwal dari pihak aplikator juga sudah melakuan penyesuaian.

“Kita sudah berkordinasi dengan aplikator dan mereka sudah mulai melakukan penyesuaian jadi tarif baru memang sudah pakai” Ujar Budi Setiyadi.

“Tidak ada kendala dalam penetapan dan penerapan tarif baru tersebut, semua pihak sudah menyetujui dan menerima nominal kenaikannya” jelasnya.

Untuk tarif batas bawah yang sebelumnya Rp 2.000/km akan naik menjadi Rp 2.250/km atau naik Rp 250/km. Untuk tarif batas atas naik dari Rp 2.500/km menjadi Rp 2.650/km. Artinya kenaikan Rp 150/km.

Adapun tarif flat untuk 4 km pertama juga naik dari Rp 8.000 hingga Rp 10.000 menjadi Rp 9.000 hingga Rp 10.500.

Komentar pembaca