Aprilia Racing Cetak Sejarah di MotoGP Italia 2026

lensautama – MUGELLO – Aprilia Racing menorehkan sejarah baru pada gelaran MotoGP Italia 2026 di Mugello Circuit. Tim pabrikan asal Noale tersebut sukses meraih hasil finis 1-2 melalui Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, sekaligus mencatatkan sejumlah rekor penting yang mempertegas dominasi Aprilia Racing di MotoGP 2026.

Marco Bezzecchi tampil luar biasa setelah memulai balapan dari posisi pole. Pembalap Italia itu menunjukkan strategi balap yang matang dan konsisten sebelum melakukan manuver krusial pada lap ke-14 untuk mengambil alih posisi terdepan dan mempertahankannya hingga garis finis.

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan pertama Aprilia Racing di Mugello sekaligus kemenangan ke-10 Bezzecchi di kelas utama MotoGP. Lebih istimewa lagi, seluruh 10 kemenangan itu diraih di 10 sirkuit berbeda, sebuah pencapaian langka yang sebelumnya hanya mampu dilakukan oleh legenda MotoGP seperti Wayne Gardner, Freddie Spencer, dan Casey Stoner.

Kesuksesan di Mugello semakin menegaskan musim 2026 sebagai musim terbaik dalam sejarah Aprilia Racing di MotoGP. Kemenangan Marco Bezzecchi menjadi kemenangan ketujuh Aprilia musim ini dan sekaligus kemenangan ke-13 mereka di kelas utama MotoGP.

Selain itu, Mugello menjadi sirkuit ke-11 yang berhasil ditaklukkan Aprilia Racing dalam ajang MotoGP. Hasil tersebut juga menambah koleksi kemenangan pabrikan Italia itu menjadi total 307 kemenangan di ajang FIM Grand Prix World Championship.

Finis 1-2 yang diraih Bezzecchi dan Martín di Mugello juga menjadi yang kelima bagi tim pabrikan Aprilia di kelas utama setelah sebelumnya tercipta di Montmeló 2023, Goiânia 2026, Austin 2026, dan Le Mans 2026.

Bagi Marco Bezzecchi, kemenangan di Mugello memiliki arti yang sangat spesial. Pembalap berusia 27 tahun itu mengaku telah memimpikan momen tersebut sejak kecil.

“Kemenangan di Mugello terasa luar biasa, sebuah mimpi yang saya miliki sejak kecil. Saya selalu datang ke sini bersama ayah, ibu, dan saudara perempuan saya untuk menonton MotoGP. Saat itu saya bermimpi suatu hari bisa berada di lintasan ini sebagai pembalap” ujar Bezzecchi.

Ia menambahkan bahwa kemenangan di hadapan publik Italia memberikan perasaan yang sulit dijelaskan, terutama ketika melihat para penggemar dan seluruh anggota tim merayakan keberhasilan tersebut.

Selain kemenangan, Bezzecchi juga mencatatkan rekor lap baru Mugello dengan waktu 1 menit 43,921 detik pada sesi kualifikasi Q2.

Sementara itu, Jorge Martín kembali menunjukkan performa impresif sepanjang akhir pekan. Setelah finis kedua pada Sprint Race, pembalap Spanyol tersebut kembali mengamankan posisi runner-up pada balapan utama.

Martín mengaku bangga dapat membantu Aprilia Racing mencatatkan hasil bersejarah di Mugello.

“Saya sangat bahagia untuk Aprilia dan juga untuk Marco. Melihat begitu banyak penggemar di bawah podium merupakan pemandangan yang luar biasa. Motor bekerja dengan sangat baik dan tim juga bekerja luar biasa. Semua faktor tersebut memungkinkan kami meraih hasil sebesar ini” kata Martín.

Hasil tersebut semakin memperkuat posisi Aprilia Racing sebagai kekuatan utama MotoGP musim ini dalam persaingan perebutan gelar juara dunia.

Dominasi Aprilia Racing tidak hanya datang dari tim pabrikan. Dua motor Aprilia RS-GP26 lainnya juga berhasil menembus posisi sepuluh besar.

Ai Ogura tampil impresif dengan melakukan comeback hingga finis di posisi keempat. Sementara Raul Fernandez berhasil mengakhiri balapan di posisi kesembilan setelah mengalami tantangan sepanjang lomba.

Keberhasilan tersebut menunjukkan daya saing tinggi paket RS-GP26 yang kini menjadi salah satu motor paling kompetitif di grid MotoGP.

Akhir pekan MotoGP Italia 2026 juga diwarnai sejumlah pencapaian luar biasa bagi Aprilia Racing. Jorge Martín mencatatkan rekor kecepatan tertinggi MotoGP dengan torehan 368,6 km/jam pada sesi FP2. Rekor tersebut kemudian berhasil disamai oleh Marco Bezzecchi saat Sprint Race.

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyebut akhir pekan di Mugello sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan tim.

“Ini adalah akhir pekan yang akan kami kenang untuk waktu yang sangat lama. Aprilia berhasil memecahkan hampir seluruh rekor yang mungkin dicapai. Mencatatkan berbagai rekor di sirkuit ikonik seperti Mugello memiliki arti yang sangat special” ujar Rivola.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Bezzecchi yang menggunakan helm spesial sebagai penghormatan kepada Alex Zanardi, sosok yang dianggap sebagai simbol semangat juang dan determinasi.

Dengan kemenangan bersejarah di Mugello, Aprilia Racing kini semakin mengukuhkan statusnya sebagai penantang utama gelar MotoGP 2026. Kombinasi performa luar biasa Marco Bezzecchi, konsistensi Jorge Martín, serta perkembangan pesat RS-GP26 membuat tim asal Italia tersebut menjadi kekuatan yang semakin sulit dihentikan pada musim ini.

Komentar pembaca