Persebaya Surabaya Diminta Berbenah Usai Dibantai Persija

Jakarta – Persebaya Surabaya mendapat tekanan besar untuk segera melakukan evaluasi setelah menelan kekalahan telak dari Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2025/2026.

Dalam laga pekan ke-27 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026) malam, Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 0-3.

Sejak awal pertandingan, Persebaya Surabaya kesulitan mengembangkan permainan. Tekanan tinggi yang diterapkan Persija membuat lini belakang Bajol Ijo kerap melakukan kesalahan, yang berujung pada terciptanya gol-gol lawan.

Gelandang Persebaya, Rachmat Irianto, mengakui performa timnya jauh dari harapan. Ia menilai banyak aspek yang harus segera dibenahi, terutama dalam hal konsentrasi dan efektivitas permainan.

“Kami bermain tidak bagus hari ini. Banyak kesalahan terjadi, baik di area pertahanan maupun saat menyerang” ujar pemain yang akrab disapa Rian tersebut.

Secara statistik, Persebaya sebenarnya mampu menciptakan 10 peluang. Namun, tidak satu pun yang berhasil tepat sasaran. Minimnya ketajaman di lini depan menjadi pekerjaan rumah utama yang harus segera diselesaikan.

Peluang terbaik sempat hadir di penghujung laga melalui Risto Mitrevski dan Bruno Moreira Soares. Namun, dua peluang emas tersebut hanya membentur mistar gawang.

Sebaliknya, Persija tampil lebih efektif. Dari 12 percobaan, enam di antaranya tepat sasaran. Dominasi mereka juga terlihat dari penguasaan bola yang mencapai 67 persen sepanjang pertandingan.

Kekalahan ini menjadi alarm serius bagi Persebaya Surabaya untuk segera berbenah. Evaluasi total dibutuhkan agar tim mampu kembali ke performa terbaiknya.

Pada laga selanjutnya, Persebaya Surabaya akan kembali bermain di kandang dengan menjamu Madura United FC pada Jumat (17/4/2026).

“Ini bukan hasil yang kami inginkan. Kami harus segera bangkit, memperbaiki kesalahan, dan menunjukkan reaksi yang tepat di laga kandang nanti” tegas Rachmat Irianto.

Komentar pembaca