lensautama – Nama Francesco Bagnaia kembali menjadi perbincangan hangat jelang bursa transfer MotoGP 2027. Pembalap asal Italia itu mengaku sudah mengambil keputusan terkait masa depannya, di tengah rumor kuat bakal meninggalkan Ducati.
Francesco Bagnaia, yang akrab disapa Pecco, diyakini tidak akan dipertahankan oleh Ducati Lenovo Team setelah melewati musim 2025 yang mengecewakan.
Gagal bersaing dengan Marc Márquez dalam perebutan gelar juara dunia, performa Bagnaia dinilai menurun drastis. Dari delapan balapan grand prix terakhir musim 2025, ia tercatat gagal finis sebanyak enam kali.
Rentetan hasil buruk tersebut membuatnya disalip Pedro Acosta dan harus puas menutup MotoGP 2025 di posisi kelima klasemen akhir.
Situasi ini memunculkan spekulasi bahwa Ducati akan melakukan perombakan besar pada line-up pembalapnya untuk musim 2027.
Tak dipertahankan Ducati membuat Francesco Bagnaia dikaitkan dengan Aprilia Racing. Ia disebut-sebut akan menggantikan posisi Jorge Martín yang dirumorkan bakal hijrah ke Yamaha Factory Racing.
Menanggapi rumor tersebut, Bagnaia memberi sinyal bahwa keputusan sudah diambil.
“Dalam beberapa hari, semua pengumuman dari seluruh tim akan datang. Jadi tunggu pengumuman dariku, ya” ucap Bagnaia dikutip dari Crash.
Ia juga menegaskan telah membuat keputusan terkait masa depannya di MotoGP 2027, meski belum mengungkapkan detailnya.
Jika benar bergabung dengan Aprilia, Francesco Bagnaia akan satu tim dengan Marco Bezzecchi. Keduanya merupakan lulusan akademi balap milik Valentino Rossi.
Menanggapi rumor kedatangan Bagnaia, Bezzecchi memilih bersikap santai.
“Saya hanya balapan saja. Bagiku, tidak masalah siapa yang ada di sisi lain garasi. Aku sedang balapan, dan aku harus balapan. Ini adalah sesuatu Anda tanyakan kepada Massimo (Rivola), bukan saya,” ujar Bezzecchi, merujuk pada CEO Aprilia.
Dengan situasi yang masih dinamis, masa depan Francesco Bagnaia menjadi salah satu topik terpanas jelang MotoGP 2027. Keputusan resmi yang akan diumumkan dalam waktu dekat diyakini bakal mengubah peta persaingan di kelas premier.
