Jakarta – Chery Indonesia sukses menarik perhatian pasar otomotif nasional melalui kehadiran Chery J6, mobil listrik offroad pertama di Indonesia yang tampil menonjol berkat desain boxy ikonik serta pilihan sistem penggerak IWD (Intelligent Wheel Drive) dan FWD (Front Wheel Drive).
Popularitas model ini semakin diperkuat dengan peluncuran varian flagship terbaru Chery J6T di ajang GJAW 2025, yang menawarkan karakter lebih tangguh untuk kebutuhan eksplorasi.
Kehadiran Chery J6 dan J6T menjadi bagian dari komitmen Chery dalam menghadirkan kendaraan listrik di Indonesia guna mendukung transisi energi bersih serta target Net Zero Emission yang dicanangkan pemerintah.
Menjawab kebutuhan mobilitas di tengah kondisi jalan yang semakin tidak terduga akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi, Chery J6 dan J6T dibekali fitur unggulan yang relevan dengan karakteristik jalanan Indonesia.
Dua fitur utama yang menjadi sorotan adalah kemampuan water wading dan ground clearance tinggi, yang dirancang untuk memberikan rasa aman saat melintasi genangan air maupun medan menantang.
Sebagai SUV listrik offroad, Chery J6 telah dilengkapi standar perlindungan IP68 pada sistem baterainya. Chery Indonesia menegaskan bahwa spesifikasi water wading depth merupakan batas teknis maksimum yang telah diuji dalam kondisi tertentu dan terkontrol.
“Kami menghadirkan Chery J6 sebagai SUV offroad listrik pertama di Indonesia, sebuah langkah awal menuju tren baru dalam gaya hidup mobilitas berkelanjutan dengan fitur kemampuan water wading” ujar Rifkie Setiawan, Head of Brand & Marketing PT Chery Sales Indonesia.
“Sistem baterai Chery J6 dan J6T juga telah dilengkapi perlindungan terhadap air dan debu dengan standar IP68, yang secara teknis memungkinkan baterai bertahan terhadap paparan air hingga kedalaman 1 meter selama maksimal 30 menit dalam kondisi pengujian tertentu” ungkapnya
Chery J6 dan J6T dirancang khusus untuk konsumen urban modern yang ingin menyalurkan jiwa petualang di berbagai kondisi medan, baik untuk aktivitas harian maupun eksplorasi luar ruang seperti offroad ringan. Kombinasi teknologi canggih, performa unggul, serta sistem keselamatan terdepan menghadirkan pengalaman berkendara yang berbeda di segmen SUV listrik.
Desain ‘Fashion Cube Box’ yang estetik dipadukan dengan struktur all-aluminium dan kokpit rubik multidimensi yang luas memberikan identitas kuat sekaligus kesan tangguh bagi pemilik kendaraan. Pendekatan desain ini menjadi salah satu daya tarik utama Chery dalam membangun karakter produknya di pasar Indonesia.
Dari sisi kemampuan melintasi genangan, Chery J6 memiliki water wading depth hingga sekitar 600 mm, sementara varian J6T yang lebih rugged menawarkan kemampuan hingga 625 mm, tergantung varian dan kondisi pengujian.
Kapabilitas tersebut diperkuat dengan ground clearance 220 mm untuk Chery J6 dan 225 mm untuk Chery J6T, yang membantu melindungi komponen vital kendaraan saat melintasi genangan, jalan rusak, maupun rintangan offroad.
Kombinasi fitur tersebut membuat Chery J6 dan J6T dinilai lebih siap menghadapi kondisi banjir dibandingkan banyak SUV perkotaan pada umumnya. Dengan batas water wading yang tinggi serta ground clearance memadai, kendaraan ini dirancang untuk memberikan kendali dan kepercayaan diri lebih bagi pengemudi.
Pada kendaraan listrik Chery J6 dan J6T, komponen utama seperti motor listrik, inverter, baterai traksi, serta sistem kabel tegangan tinggi telah dirancang dengan perlindungan dan isolasi berstandar tinggi.
Kendaraan juga dilengkapi sistem fail-safe yang secara otomatis memutus aliran listrik jika terdeteksi kondisi tidak normal, seperti potensi korsleting.
Meski demikian, Chery Indonesia tetap mengimbau pengguna agar mengutamakan keselamatan dengan tidak melintasi genangan air yang melebihi batas aman, terutama jika dilakukan dalam durasi berkendara lebih dari 30 menit.
Jika kendaraan terpaksa melewati batas water wading yang dianjurkan, konsumen disarankan segera melakukan pemeriksaan di dealer resmi Chery terdekat.
