Jendela Otomotif Indonesia

Shell Bersama APBI-ICMA Dukung Penurunan Emisi Karbon di Industri

0

Jakarta – PT Shell Indonesia bersama dengan Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) menyelenggarakan seminar “CEO Talks: Sustainability ExecutiveConnect” dengan fokus diskusi “How Can (Coal Mining) Companies Take Actions to Reduce Their Carbon Footprint”.

Isu pemanasan global dan perubahan iklim sudah mengemuka sejak Rio Summit tahun 1992. Upaya mencegah pemanasan global dan pengurangan emisi karbon diwujudkan dalam Paris Agreement pada 2015, yang bertujuan untuk mencegah kenaikan suhu global kurang dari 2 derajat Celcius.

Indonesia adalah salah satu negara yang telah meratifikasi Paris Agreement dan telah mencanangkan target pengurangan emisi karbon sebesar 29% dengan upaya sendiri dan 41% dengan dukungan internasional di tahun 2030, sebagai bentuk komitmennya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan acara yang dinilai merupakan bentuk inisiasi yang sangat baik dari APBI-ICMA dalam mendukung rencana Pembangunan Nasional Jangka Panjang dan Menengah 2020 – 2021 untuk mensukseskan rencana pembangunan rendah karbon.

“Pemerintah terus memberikan dorongan berupa dukungan kebijakan fiskal dan non fiskal, semata-mata demi meningkatkan nilai tambah industri seiring kebijakan transisi energi yang lebih bersih. Selain itu untuk memenuhi tujuan ke arah pembangunan rendah karbon pemerintah juga terus mendukung dan menjadi bagian dari komitmen Paris Agreement melalui ekonomi rendah karbon dan adaptasi terhadap dampak negatif perubahan iklim” Ujar Luhut.

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen dan optimis dalam mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sesuai target yang telah dicanangkan.Berbagai kebijakan, inisiatif, program dan stimulus yang dilakukan pemerintah saat ini diharapkan dapat mendorong pengurangan emisi karbon dengan cara yang paling efektif dan efisien.

“Komitmen Shell untuk terus berkontribusi dengan mengembangkan portofolio yang kompetitif dan mendorong Indonesia menuju masa depan energi yang lebih bersih melalui berbagai inisiatif bisnis maupun sosial” imbuh President Director & Country Chairman PT Shell Indonesia Dian Andyasuri.

“Shell secara global untuk mempercepat transisi bisnis menuju perusahaan energi dengan net-zero emission pada tahun 2050. Strategi ini sejalan dengan Paris Agreement dan agenda Pemerintah Indonesia dalam menahan laju pemanasan global” paparnya

“Sebagai perusahaan global yang lahir di Indonesia, kami ingin bertumbuh bersama dengan industri tanah air dan menjadi mitra pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung Indonesia memasuki transisi energi ini” jelas Dian.

“Sangatlah penting bagi kita semua yang hadir di forum ini, termasuk seluruh pelaku industri, untuk dapat bekerjasama guna mewujudkan agenda penyediaan dan solusi energi yang lebih bersih dalam mendukung kesuksesan transisi energi di Indonesia saat ini dan di masa mendatang” pangkas Dian.

Komentar pembaca