Tangerang – Hino memanfaatkan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai momentum untuk memperkenalkan inovasi terbaru sekaligus mempertegas komitmennya dalam mendukung sektor transportasi dan logistik nasional.
Melalui tema “Hino Untuk Indonesia Penggerak Transportasi Negeri”, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) meluncurkan Hino Bus RM 280 ABS Retarder, bus terbaru yang menawarkan peningkatan keselamatan dan kenyamanan bagi transportasi penumpang.
Tak hanya menghadirkan produk baru, Hino juga menampilkan berbagai solusi kendaraan niaga, layanan purna jual, jaringan dealer, hingga inovasi digital yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas pelanggan.
Berlokasi di Hall 1 Booth 1E GIIAS 2026, Hino menghadirkan empat kendaraan unggulan yang mewakili berbagai kebutuhan bisnis di Indonesia, mulai dari distribusi barang, logistik, transportasi penumpang, hingga kendaraan aplikasi khusus.
President Director HMSI, Shingo Sakai, mengatakan bahwa Hino tidak hanya menghadirkan kendaraan yang andal, tetapi juga solusi menyeluruh untuk mendukung operasional bisnis pelanggan.
“Tema ‘Hino Untuk Indonesia Penggerak Transportasi Negeri' mencerminkan komitmen kami untuk selalu tumbuh bersama pelanggan. Kami memahami bahwa pelanggan membutuhkan lebih dari sekadar kendaraan yang andal. Mereka membutuhkan partner yang mampu memastikan armada tetap produktif, operasional berjalan lancar, dan bisnis terus berkembang. Karena itu Hino terus menghadirkan solusi yang menyeluruh melalui produk, layanan Total Support, jaringan dealer, serta inovasi digital” ujar Shingo Sakai.
Daya tarik utama booth Hino di GIIAS 2026 adalah peluncuran Hino Bus RM 280 ABS Retarder, yang dirancang untuk meningkatkan standar keselamatan transportasi penumpang di Indonesia.
Bus terbaru ini menggunakan mesin J08E-WD Euro 4 berkapasitas 7.684 cc yang menghasilkan tenaga 280 PS. Keunggulan utamanya terletak pada hadirnya Retarder Electromagnetic, sistem pengereman tambahan yang membantu memperlambat laju kendaraan tanpa membebani rem utama.
Selain itu, Hino Bus RM 280 ABS Retarder juga mengusung sasis Space Frame yang memungkinkan ruang bagasi bawah lebih luas dengan desain tembus dari sisi kiri ke kanan. Kapasitas bagasi yang besar menjadi nilai tambah bagi operator bus karena dapat mengangkut lebih banyak barang bawaan maupun kargo.
Untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan, bus ini menggunakan Air Suspension yang mampu meredam getaran secara optimal, sehingga cocok digunakan sebagai armada pariwisata maupun angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP).
Selain meluncurkan bus terbaru, Hino juga menampilkan tiga kendaraan niaga yang telah menjadi andalan di berbagai sektor usaha.
Truk ringan ini menggunakan mesin diesel common rail N04C-WL Euro 4 berkapasitas 4.009 cc dengan tenaga 136 PS.
Performa tangguh dan efisiensi bahan bakar menjadi keunggulan utama Hino 300 Series.
Untuk sektor logistik, Hino menghadirkan 500 Series FLX 280 JW yang menggunakan mesin J08E-WD Euro 4 berkapasitas 7.684 cc dengan tenaga 280 PS serta transmisi 9 percepatan.
Kombinasi tersebut memberikan performa tinggi, efisiensi operasional, serta daya tahan yang dibutuhkan perusahaan logistik dalam perjalanan jarak jauh.
Hino juga memamerkan 500 Series FM 280 JD dengan aplikasi kendaraan pemadam kebakaran.
Menggunakan konfigurasi roda 6×4 dan mesin 280 PS, kendaraan ini menunjukkan fleksibilitas sasis Hino untuk mendukung berbagai kebutuhan industri, layanan publik, hingga kendaraan penyelamatan.
Selain menghadirkan kendaraan terbaru, Hino juga menampilkan filosofi layanan Total Support yang menjadi komitmen perusahaan dalam mendampingi pelanggan sepanjang masa operasional kendaraan.
Melalui peluncuran Hino Bus RM 280 ABS Retarder dan kehadiran berbagai kendaraan niaga terbaru di GIIAS 2026, Hino kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis bagi pelaku usaha di Indonesia.
Dukungan produk berkualitas, layanan Total Support, inovasi digital, serta jaringan purna jual yang luas menjadi fondasi Hino dalam membantu pelanggan mengoperasikan armada secara lebih aman, efisien, dan produktif sekaligus mendorong pertumbuhan sektor transportasi dan logistik nasional.
