Tangerang – BYD Motor Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong percepatan adopsi kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) melalui peluncuran BYD M6 EV generasi terbaru pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Model terbaru ini hadir dengan peningkatan jarak tempuh hingga 450 kilometer sekaligus melengkapi lini BYD M6 yang kini tersedia dalam dua pilihan teknologi, yakni Battery Electric Vehicle (EV) dan Dual Mode (DM).
Melalui strategi tersebut, BYD ingin memberikan pilihan kendaraan elektrifikasi yang lebih lengkap agar dapat memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Sebagai salah satu segmen kendaraan penumpang terbesar di Indonesia yang berkontribusi lebih dari 30 persen terhadap pasar nasional, MPV menjadi fokus pengembangan BYD.
Setelah memperkenalkan BYD M6 EV sebagai MPV listrik pertama BYD yang debut secara global di Indonesia pada 2024, perusahaan kini menyempurnakan model tersebut melalui generasi terbaru yang diproduksi sepenuhnya di Indonesia.
Sebelumnya, pada Mei 2026, BYD juga meluncurkan BYD M6 DM dengan teknologi Dual Mode, yang mengombinasikan pengalaman berkendara listrik dengan dukungan mesin berbahan bakar untuk memberikan fleksibilitas lebih kepada pengguna.
Generasi terbaru BYD M6 EV hadir dengan peningkatan daya jelajah hingga 450 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Peningkatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik sekaligus mendukung penggunaan untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan antarkota.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi perkembangan kendaraan energi baru.
“Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi BYD, dengan kebutuhan mobilitas yang terus berkembang dan beragam di setiap daerah. Melalui strategi New Energy Vehicle yang menggabungkan Battery Electric Vehicle (EV) dan Dual Mode (DM), kami ingin menghadirkan lebih banyak pilihan agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat beralih ke kendaraan energi baru sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Eagle Zhao.
Melalui pendekatan EV dan DM, BYD menghadirkan dua solusi kendaraan energi baru yang saling melengkapi.
Bagi pengguna yang telah siap beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik, tersedia BYD M6 EV.
Sementara bagi konsumen yang membutuhkan fleksibilitas untuk perjalanan jauh tanpa khawatir keterbatasan infrastruktur pengisian daya, BYD M6 DM menjadi alternatif melalui teknologi Dual Mode.
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan kedua teknologi tersebut dirancang untuk menjawab karakter mobilitas masyarakat Indonesia.
“Dengan membawa teknologi EV dan DM ke Indonesia, kami ingin memberikan lebih banyak pilihan agar masyarakat dapat memilih kendaraan energi baru yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan menghadirkan lini BYD M6 dalam pilihan EV dan Dual Mode, kami berharap semakin banyak masyarakat dapat menikmati manfaat kendaraan energi baru tanpa harus mengubah pola mobilitas yang telah mereka jalani,” jelas Luther Panjaitan.
Perkembangan BYD di Indonesia sejalan dengan meningkatnya adopsi kendaraan listrik nasional.
Sebelum BYD memasuki pasar Indonesia pada 2024, pangsa pasar kendaraan listrik nasional masih berada di bawah 1 persen.
Kini, pangsa pasar kendaraan listrik telah melampaui 22 persen, menunjukkan percepatan transisi menuju era elektrifikasi.
Sepanjang semester pertama 2026, BYD bersama DENZA berhasil mencatatkan penjualan lebih dari 26.000 unit, dengan pangsa pasar sekitar 35 persen dari total penjualan kendaraan energi baru nasional.
Di sisi lain, BYD M6 DM juga memperoleh respons positif dengan lebih dari 4.000 unit pemesanan dari berbagai wilayah di Indonesia.
Selain meluncurkan BYD M6 EV terbaru, BYD juga memperkenalkan warna baru Lavender Grey untuk dua model andalannya, yaitu:
- BYD Seal dengan harga Rp869.000.000.
- BYD Sealion 7 dengan harga Rp879.000.000.
Pilihan warna baru tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memberikan lebih banyak opsi kepada pelanggan sekaligus menyegarkan tampilan lini kendaraan premium BYD.
Selama penyelenggaraan GIIAS 2026, BYD juga menyediakan sesi test drive untuk memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung.
Kehadiran BYD M6 EV generasi terbaru di GIIAS 2026 menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan kendaraan energi baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Dengan menawarkan dua pilihan teknologi elektrifikasi dalam satu lini produk, BYD memberikan fleksibilitas lebih bagi konsumen untuk memilih kendaraan sesuai karakter mobilitas mereka.
Melalui inovasi BYD M6 EV, BYD M6 DM, penyegaran warna BYD Seal dan BYD Sealion 7, serta pengalaman test drive selama GIIAS 2026, BYD optimistis dapat terus mempercepat transisi menuju ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di Indonesia.
