EV Chery Tawarkan Biaya Mobilitas Mulai Rp181 per Kilometer

Jakarta – EV Chery semakin menunjukkan daya tariknya sebagai solusi mobilitas masa depan yang efisien dan ekonomis. Di tengah meningkatnya biaya transportasi dan kebutuhan mobilitas harian yang tinggi, Chery Sales Indonesia menghadirkan lini kendaraan listrik yang menawarkan biaya operasional terjangkau melalui model Chery Q, Chery J6T, dan Chery E5.

Berdasarkan simulasi internal perusahaan, jajaran EV Chery mampu mencatat estimasi biaya energi mulai dari sekitar Rp181 per kilometer. Angka tersebut menjadikan kendaraan listrik Chery sebagai pilihan yang semakin rasional untuk mendukung aktivitas harian, perjalanan keluarga, hingga kebutuhan mobilitas dengan jarak tempuh tinggi.

Vice Country Director Chery Business Unit Indonesia, Budi Darmawan Jantania, menjelaskan bahwa masyarakat saat ini semakin cermat dalam mengelola pengeluaran sehari-hari, termasuk biaya transportasi.

Menurutnya, kendaraan listrik tidak hanya menawarkan teknologi modern, tetapi juga memberikan efisiensi biaya yang dapat dirasakan langsung oleh konsumen.

“Melalui lini kendaraan listrik Chery, kami menghadirkan solusi mobilitas zero fuel yang hemat, biaya operasionalnya terjangkau, serta menawarkan best-in-class value yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini” ujarnya.

Chery meyakini bahwa kendaraan listrik akan terus berkembang menjadi pilihan yang semakin relevan untuk mendukung mobilitas masyarakat di masa mendatang.

Bagi para pekerja yang setiap hari melakukan perjalanan dari kota penyangga seperti Bekasi, Depok, Tangerang, atau Bogor menuju Jakarta, biaya transportasi menjadi salah satu komponen pengeluaran yang cukup besar.

Dengan jarak perjalanan pulang-pergi rata-rata 40 hingga 60 kilometer per hari, efisiensi energi menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan kendaraan.

Berdasarkan simulasi penggunaan dengan tarif listrik rumah tangga, EV Chery menawarkan biaya energi yang kompetitif di berbagai segmen kendaraan listrik.

Chery Q mencatat estimasi biaya energi mulai dari sekitar Rp181 per kilometer.

Dengan jarak tempuh harian 40 kilometer, biaya energi yang dibutuhkan hanya sekitar Rp7.240 per hari. Sementara untuk perjalanan 60 kilometer, pengguna hanya perlu mengeluarkan sekitar Rp10.860 per hari.

Dalam simulasi penggunaan sejauh 1.200 kilometer per bulan, biaya energi Chery Q diperkirakan hanya sekitar Rp217.200 per bulan.

Sementara itu, Chery E5 memiliki estimasi biaya energi sekitar Rp205 per kilometer.

Untuk penggunaan harian sejauh 40 hingga 60 kilometer, biaya energi berada di kisaran Rp8.200 hingga Rp12.300 per hari. Sedangkan untuk penggunaan bulanan sejauh 1.200 kilometer, estimasi biaya energinya mencapai sekitar Rp246.000.

Bagi konsumen yang menginginkan kendaraan listrik berkarakter SUV, Chery J6T menawarkan kombinasi performa dan fleksibilitas.

Dengan jarak tempuh harian 40 hingga 60 kilometer, biaya energi yang dibutuhkan berkisar antara Rp11.360 hingga Rp17.040 per hari. Untuk penggunaan bulanan 1.200 kilometer, estimasi biaya energinya berada di angka sekitar Rp340.800.

Selain menawarkan biaya operasional yang lebih rendah, EV Chery juga dirancang untuk memberikan kenyamanan berkendara yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

Setiap model memiliki karakteristik berbeda yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Chery Q ditujukan untuk mobilitas perkotaan yang praktis dan efisien, Chery E5 menawarkan keseimbangan antara efisiensi dan jarak tempuh, sementara Chery J6T hadir sebagai SUV listrik yang tangguh dan fleksibel.

Menurut Budi Darmawan Jantania, kendaraan listrik harus mampu memberikan manfaat nyata bagi konsumen, baik dari sisi efisiensi, kenyamanan, maupun teknologi yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kehadiran Chery Q, Chery E5, dan Chery J6T, EV Chery ingin menunjukkan bahwa elektrifikasi kendaraan bukan lagi sekadar konsep masa depan, melainkan solusi mobilitas yang manfaatnya sudah dapat dirasakan saat ini.

Dengan biaya energi mulai dari Rp181 per kilometer, kendaraan listrik Chery menawarkan alternatif yang lebih hemat, terukur, dan ramah lingkungan bagi masyarakat Indonesia.

Seiring meningkatnya kesadaran terhadap efisiensi energi dan mobilitas berkelanjutan, EV Chery berpotensi menjadi pilihan utama bagi konsumen yang menginginkan kendaraan modern dengan biaya operasional yang lebih terkendali.

Komentar pembaca