Liverpool Hadapi Misi Sulit Balikkan Keadaan Kontra PSG di Anfield

lensautama – Liverpool FC menghadapi ujian berat saat menjamu Paris Saint-Germain pada leg kedua perempat final Liga Champions UEFA 2025/2026. Tertinggal agregat 0-2, The Reds membutuhkan penampilan nyaris sempurna untuk membalikkan keadaan di Anfield.

Tim asuhan Arne Slot memiliki satu kekuatan utama, yakni atmosfer Anfield yang kerap menghadirkan keajaiban. Kenangan comeback epik, termasuk saat menyingkirkan FC Barcelona pada 2019, menjadi motivasi tambahan bagi skuad Liverpool.

Pada leg pertama di Paris, pendekatan taktik konservatif dengan formasi 3-5-2 justru membuat Liverpool kesulitan mengembangkan permainan. Minimnya peluang terlihat dari rendahnya expected goals yang dihasilkan sepanjang laga.

Sebaliknya, PSG tampil lebih efektif. Ketajaman Désiré Doué dan Khvicha Kvaratskhelia menjadi pembeda, bahkan kemenangan 2-0 dinilai belum sepenuhnya mencerminkan dominasi mereka.

Meski berada dalam tekanan, Liverpool datang dengan modal positif usai meraih kemenangan 2-0 atas Fulham FC di kompetisi domestik. Dalam lima laga kandang terakhir, mereka mencatat empat kemenangan dengan produktivitas gol yang cukup meyakinkan.

Di sisi lain, PSG yang dilatih Luis Enrique tengah berada dalam performa stabil. Lima kemenangan beruntun serta jadwal liga yang sempat ditunda memberikan keuntungan dari sisi kebugaran dan fokus tim.

Catatan tandang PSG juga impresif. Empat kemenangan beruntun, termasuk tiga clean sheet, menunjukkan keseimbangan permainan yang solid antara lini serang dan pertahanan.

Kini, Anfield kembali menjadi panggung penentuan. Liverpool dituntut tampil menyerang sejak awal untuk mengejar defisit agregat, sementara PSG berpeluang memanfaatkan celah melalui serangan balik cepat.

Pertanyaannya, mampukah Liverpool menciptakan keajaiban lain di Anfield, atau justru PSG yang akan melangkah mantap ke semifinal Liga Champions musim ini?

Komentar pembaca