Bursa Transfer MotoGP 2027 Memanas

lensautama – Pedrosa ikut menyoroti panasnya bursa transfer MotoGP jelang musim 2027. Mayoritas kontrak pembalap MotoGP diketahui akan berakhir pada 2026, sehingga perpindahan tim besar-besaran diprediksi terjadi pada 2027.

Saat ini, para pembalap tengah fokus melakukan persiapan menyambut musim baru. Namun di balik itu, pergerakan pasar pembalap sudah mulai terasa lebih cepat dibanding musim-musim sebelumnya.

Sejumlah nama besar mulai dikaitkan dengan kepindahan tim. Fabio Quartararo dikabarkan telah menandatangani kontrak dengan Honda, sementara Yamaha disebut mengincar Jorge Martin sebagai penggantinya.

Tak hanya itu, Pedro Acosta juga ramai dilaporkan telah memutuskan bergabung dengan Ducati. Jika Marc Marquez bertahan di Ducati, maka publik akan disuguhkan duet pembalap Spanyol yang sangat menarik di pabrikan asal Italia tersebut.

Pergerakan cepat ini membuat situasi pasar pembalap MotoGP disebut sebagai salah satu yang tercepat dalam sejarah.

Dani Pedrosa yang kini berperan sebagai pembalap uji KTM ikut angkat bicara mengenai dinamika tersebut. Menurut Pedrosa, Ducati sudah lebih dulu mengambil langkah strategis dalam menyambut regulasi dan persaingan musim 2027.

Dalam wawancaranya bersama DAZN, Pedrosa mengatakan bahwa proses negosiasi berjalan sangat cepat.

“Kami tahu bahwa prosesnya akan segera berjalan, tapi Anda dapat mengatakan bahwa itu adalah pasar pembalap tercepat dalam sejarah” ujar Pedrosa.

Ia menilai hampir seluruh susunan grid sudah mulai terbentuk bahkan sebelum hari pertama tes resmi digelar.

“Perubahan paling signifikan? Tidak semua terkonfirmasi. Tapi, Ducati pasti telah membuat langkah yang baik” lanjut Pedrosa.

Pernyataan Pedrosa semakin menguatkan spekulasi bahwa Ducati tengah mempersiapkan proyek besar untuk 2027. Dengan kombinasi pembalap muda seperti Pedro Acosta dan kemungkinan bertahannya Marc Marquez, pabrikan asal Italia itu berpotensi menjadi poros kekuatan utama MotoGP di era regulasi baru.

Sementara itu, tim-tim lain seperti Honda dan Yamaha juga tak tinggal diam dalam membangun komposisi pembalap terbaik mereka.

Dengan kontrak mayoritas pembalap habis pada 2026, musim 2027 diprediksi akan menjadi titik balik besar dalam peta persaingan MotoGP. Pernyataan Pedrosa pun menjadi sinyal bahwa persaingan tak hanya terjadi di lintasan, tetapi juga di balik layar melalui strategi transfer yang agresif dan terencana.

Komentar pembaca