Real Madrid Comeback Dramatis, Kalahkan AS Roma 4-3

lensautama – Real Madrid menunjukkan mental juara dengan mencatatkan comeback dramatis saat menghadapi AS Roma pada matchday kedua Liga Champions 2026/2027. Sempat tertinggal 1-3, Los Blancos sukses membalikkan keadaan dan menang 4-3 di Stadio Olimpico, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB.

Kemenangan Real Madrid ditentukan oleh tiga gol pada tujuh menit terakhir pertandingan. Carlos Espi, Endrick, dan Antonio Rudiger menjadi pahlawan yang membawa raksasa Spanyol tersebut meraih tiga poin setelah berada di ambang kekalahan.

Hasil ini kembali memperlihatkan daya juang Real Madrid di kompetisi Eropa. Meski menghadapi tekanan di markas lawan, Los Blancos mampu memanfaatkan peluang pada penghujung laga untuk memastikan kemenangan.

AS Roma langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan. Tuan rumah berusaha menekan pertahanan Real Madrid dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Kiper Madrid, Thibaut Courtois, harus bekerja keras pada menit keempat untuk menggagalkan peluang yang didapatkan Paulo Dybala dan Mario Hermoso.

Tekanan Roma akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20. Marten de Roon melepaskan tembakan jarak jauh yang membentur pemain bertahan Real Madrid. Perubahan arah bola membuat Courtois kesulitan mengantisipasi dan Roma unggul 1-0.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Lima menit kemudian, Real Madrid berhasil menyamakan kedudukan melalui Kylian Mbappe.

Penyerang asal Prancis itu memanfaatkan kegagalan Hermoso memotong umpan terobosan sebelum melepaskan tembakan ke arah gawang Pierluigi Gollini. Bola kembali membentur pemain bertahan Roma dan masuk ke gawang.

Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir. Kedua tim masih memiliki peluang untuk mengambil kendali pertandingan pada paruh kedua.

Memasuki babak kedua, AS Roma kembali meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya terlihat pada menit ke-51 ketika Donyell Malen berhasil mencetak gol untuk membawa tuan rumah unggul 2-1.

Malen kembali menjadi ancaman bagi pertahanan Real Madrid enam menit berselang. Kali ini, ia memanfaatkan umpan terobosan Matias Soulé untuk menuntaskan serangan balik cepat.

Gol tersebut sempat ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya disahkan. Roma pun memperlebar keunggulan menjadi 3-1.

Dalam situasi tertinggal dua gol, Real Madrid menghadapi tantangan besar untuk menyelamatkan pertandingan. Waktu yang semakin menipis membuat Los Blancos harus meningkatkan tekanan sekaligus mencari celah di pertahanan tuan rumah.

AS Roma berusaha mempertahankan keunggulan, tetapi Real Madrid belum menyerah. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan.

Kebangkitan Real Madrid tidak lepas dari peran Arda Guler. Pemain tersebut menjadi aktor penting melalui rangkaian sepak pojok yang berujung pada gol-gol penentu kemenangan.

Pada menit ke-83, Guler mengirimkan umpan sepak pojok yang disambut sundulan Federico Valverde. Gollini sempat menepis bola, tetapi Carlos Espi bergerak cepat menyambar bola muntah untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3.

Gol tersebut membangkitkan harapan Real Madrid untuk menyamakan kedudukan. Hanya dua menit berselang, Los Blancos kembali mendapatkan peluang melalui situasi bola mati.

Guler kembali mengirimkan sepak pojok yang disambut sundulan Endrick. Bola meluncur ke gawang AS Roma dan mengubah skor menjadi 3-3 pada menit ke-85.

Dua gol dalam rentang waktu singkat membuat pertandingan semakin menegangkan. Real Madrid yang sebelumnya tertinggal dua gol kini memiliki momentum untuk memburu kemenangan.

Real Madrid belum puas hanya dengan menyamakan kedudukan. Tim tamu terus menekan pertahanan AS Roma untuk mencari gol kemenangan.

Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90. Berawal dari sepak pojok yang kembali dieksekusi Arda Guler dari sisi kanan, Antonio Rudiger berhasil menyelesaikan peluang dari jarak dekat.

Gol Rudiger membuat Real Madrid berbalik unggul 4-3 sekaligus melengkapi comeback dramatis di Stadio Olimpico.

AS Roma berusaha memberikan respons pada sisa waktu pertandingan. Namun, tuan rumah gagal mencetak gol penyeimbang hingga peluit panjang dibunyikan.

Real Madrid pun memastikan kemenangan setelah mencetak tiga gol pada tujuh menit terakhir pertandingan. Hasil tersebut menjadi bukti ketangguhan Los Blancos dalam menghadapi situasi sulit di panggung Liga Champions.

Kemenangan 4-3 atas AS Roma memperlihatkan kemampuan Real Madrid untuk tetap berjuang meski berada dalam posisi tertinggal. Ketika kekalahan tampak sulit dihindari, Los Blancos justru mampu meningkatkan tekanan dan memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.

Peran Arda Guler menjadi salah satu faktor penting dalam kebangkitan tersebut. Tiga rangkaian sepak pojok yang berujung gol Carlos Espi, Endrick, dan Antonio Rudiger mengubah jalannya pertandingan secara drastis.

Sementara itu, Kylian Mbappe turut berkontribusi dengan mencetak gol penyeimbang pada babak pertama. Kombinasi kontribusi para pemain tersebut membantu Real Madrid mengamankan tiga poin di markas AS Roma.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Real Madrid dalam melanjutkan perjuangan di Liga Champions 2026/2027. Los Blancos kembali memperlihatkan bahwa pertandingan belum berakhir selama masih ada waktu untuk menciptakan peluang dan mengubah keadaan.

Komentar pembaca