lensautama – Aprilia Racing menutup akhir pekan MotoGP di Silverstone Circuit dengan hasil gemilang. Tim asal Noale tersebut berhasil mengamankan podium lockout dalam balapan utama atau long race, sekaligus mencatatkan pencapaian ketiga mereka pada musim ini.
Kemenangan kali ini menjadi semakin istimewa karena seluruh pembalap Aprilia yang berada di grid MotoGP telah meraih setidaknya satu kemenangan Grand Prix sepanjang musim.
Pembalap SuperFile Trackhouse MotoGP Team, Raúl Fernández, menjadi bintang utama balapan setelah berhasil melewati garis finis pertama. Sementara itu, dua pembalap Aprilia Racing, Jorge Martín dan Marco Bezzecchi, masing-masing finis di posisi kedua dan ketiga.
Jorge Martín mengawali balapan Silverstone dari posisi terdepan setelah mengamankan pole position. Namun, pembalap asal Spanyol itu mengalami start yang kurang ideal sehingga harus kehilangan beberapa posisi pada awal balapan.
Martín kemudian menunjukkan performa impresif dengan bangkit dan kembali merebut posisi kedua. Ia bahkan mampu menjaga peluang untuk memperebutkan kemenangan hingga akhir balapan.
Hasil tersebut menjadi podium keenam Jorge Martín musim ini sekaligus podium ke-38 sepanjang kariernya di kelas premier MotoGP.
Tambahan poin dari Silverstone juga membuat Martín tetap berada di puncak klasemen sementara MotoGP dengan koleksi 240 poin.
Martín mengakui dirinya sempat melakukan kesalahan pada awal balapan. Namun, kecepatan motor Aprilia yang kembali kompetitif menjadi modal positif untuk menghadapi seri berikutnya.
“Saya sangat senang. Ini adalah pace yang selama ini kami cari, dan saya rasa hari ini kami berhasil keluar dari periode ketika kami sedikit kehilangan arah” ujar Martín.
Menurutnya, tim kembali menggunakan sejumlah pendekatan yang sebelumnya terbukti efektif. Ia menilai hal tersebut membantu Aprilia kembali menemukan performa terbaiknya.
Martín juga mengakui kesalahan ketika start. Ia terlalu optimistis saat mempertahankan posisi di Tikungan 1 sehingga pengeremannya tidak maksimal dan perangkat ride-height tidak kembali ke posisi semula.
Meski kehilangan beberapa posisi, Martín mampu kembali bersaing di barisan depan.
“Hal positifnya adalah saya bisa fight untuk kemenangan, dan hal itu yang membuat saya percaya diri” katanya.
Sementara itu, Marco Bezzecchi memulai balapan dari posisi kelima. Pembalap asal Italia tersebut langsung melakukan start dengan baik dan masuk ke dalam grup terdepan.
Dalam kondisi masih menjalani pemulihan dari cedera yang dialaminya di Sachsenring, Bezzecchi mampu mempertahankan posisi sepanjang balapan hingga akhirnya finis di tempat ketiga.
Hasil tersebut menjadi podium ketujuh Bezzecchi musim ini dan podium ke-25 sepanjang kariernya di kelas premier.
Tambahan poin di Silverstone juga membuat Bezzecchi kembali menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 209 poin.
Bezzecchi mengaku sangat menginginkan hasil positif tersebut setelah melewati berbagai proses pemulihan dan kerja keras selama jeda musim.
“Saya sangat menginginkan hasil ini sampai saya tidak bisa menyerah” ujar Bezzecchi.
Ia memberikan apresiasi kepada tim yang menurutnya memiliki peran penting dalam keberhasilannya meraih podium di Silverstone.
Bezzecchi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota tim di Noale serta Michele Colaninno yang terus memberikan dukungan kepadanya.
Di tengah dominasi Aprilia di podium, Raúl Fernández menjadi pembalap yang berhasil merebut kemenangan.
Rider asal Spanyol dari SuperFile Trackhouse MotoGP Team tersebut tampil dominan sejak lap awal. Fernández memimpin balapan sejak melewati tikungan pertama hingga garis finis.
Kemenangan ini sekaligus memperkuat catatan impresif Aprilia di MotoGP musim 2026.
Bagi Aprilia Racing, hasil Silverstone merupakan Grand Prix lockout ketiga musim ini, setelah sebelumnya mereka meraih pencapaian serupa di Le Mans dan Assen.
Podium lockout di Silverstone turut mempertegas konsistensi Aprilia Racing sepanjang musim MotoGP 2026.
Pabrikan asal Noale tersebut kini telah mengoleksi tujuh kemenangan MotoGP musim ini dan total 15 kemenangan di kelas premier.
Kemenangan Raúl Fernández juga memiliki arti penting karena membuat seluruh pembalap Aprilia yang berada di grid MotoGP musim ini telah meraih setidaknya satu kemenangan Grand Prix.
Secara keseluruhan, Aprilia kini telah mengoleksi 309 kemenangan World Championship.
Tidak hanya unggul dalam catatan kemenangan, para pembalap Aprilia juga mendominasi tiga posisi teratas klasemen keseluruhan. Jorge Martín masih berada di posisi pertama, diikuti Marco Bezzecchi dan Ai Ogura.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyebut akhir pekan di Silverstone hampir sempurna bagi tim.
Menurut Rivola, Silverstone merupakan salah satu sirkuit yang secara historis memberikan hasil positif bagi Aprilia. Tim juga membawa sejumlah pembaruan teknis ke seri tersebut untuk mempertahankan daya saing.
“Ini adalah akhir pekan yang hampir sempurna di circuit yang selalu memberikan hasil baik bagi kami” kata Rivola.
Rivola turut memberikan apresiasi kepada Raúl Fernández, Justin Marks, dan SuperFile Trackhouse MotoGP Team atas dukungan mereka terhadap pengembangan proyek MotoGP Aprilia.
Ia juga memuji performa Jorge Martín yang dinilai mampu mengendarai motor dengan nyaman dan penuh kepercayaan diri.
Sementara untuk Bezzecchi, Rivola memberikan apresiasi khusus karena sang pembalap mampu mengeluarkan energi besar meski masih dalam proses pemulihan cedera.
“Kami tahu race berikutnya akan berlangsung di teritori Marc Márquez, tetapi kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk tetap kompetitif” ujar Rivola.
Hasil di Silverstone membuat Aprilia Racing semakin percaya diri menghadapi seri MotoGP berikutnya. Dengan tiga pembalap yang berada di posisi teratas klasemen sementara, Aprilia kini memiliki peluang besar untuk terus mempertahankan dominasinya dalam persaingan gelar juara dunia musim ini.
