Aprilia Ukir Sejarah di MotoGP Inggris 2026, Kuasai Podium Sprint Race Silverstone

lensautama – Aprilia mencatatkan sejarah baru pada Sprint Race MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone. Untuk pertama kalinya sejak berkiprah di kelas MotoGP, Aprilia berhasil mengamankan seluruh posisi podium dalam sesi Sprint Race melalui performa impresif Jorge Martin, Ai Ogura, dan Marco Bezzecchi.

Hasil tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi Aprilia karena tiga pebalap yang mengisi podium sama-sama menggunakan motor RS-GP.

Jorge Martin dari Aprilia Racing tampil sebagai pemenang, disusul Ai Ogura dari tim satelit SuperFile Trackhouse MotoGP Team di posisi kedua dan Marco Bezzecchi yang mengamankan tempat ketiga.

Jorge Martin menjadi bintang utama keberhasilan Aprilia di Silverstone. Pebalap Aprilia Racing tersebut memulai Sprint Race dari pole position setelah sebelumnya mencatatkan rekor lap baru di Sirkuit Silverstone dengan waktu 1 menit 56,160 detik.

Begitu balapan dimulai, Martin langsung mengambil kendali. Ia mampu mempertahankan posisi terdepan dan membangun jarak dari para pesaing hingga melewati garis finis tanpa tersentuh.

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan Sprint ketiga Jorge Martin pada MotoGP 2026. Torehan itu sekaligus membuatnya menyamai rekor Marc Marquez sebagai pebalap dengan jumlah kemenangan Sprint terbanyak, yakni 19 kemenangan.

Martin juga kini telah mengoleksi 35 podium Sprint sepanjang kariernya.

Meski tampil dominan, Martin mengaku tidak sepenuhnya menjalani balapan tanpa masalah. Ban belakang motornya mulai mengalami penurunan daya cengkeram sejak lap keempat.

“Hari yang sangat positif. Saya mengelola putaran awal dengan baik dan membuat jarak. Meski ban belakang mulai terkikis dari lap keempat, saya bisa menjaga keunggulan. Kami harus terus bekerja meningkatkan detail kecil,” ujar Martin.

Dominasi Aprilia semakin lengkap setelah Ai Ogura berhasil mengamankan posisi kedua. Pebalap SuperFile Trackhouse MotoGP Team tersebut tampil konsisten sepanjang Sprint Race dan mampu finis dengan jarak 1,530 detik dari Jorge Martin.

Hasil tersebut menunjukkan kompetitifnya paket RS-GP yang digunakan para pebalap Aprilia di Silverstone. Ogura mampu mempertahankan posisi runner-up sekaligus mengamankan poin penting bagi tim satelit Aprilia dalam klasemen kejuaraan.

Keberhasilan Ogura juga membuat tiga posisi teratas Sprint Race secara keseluruhan dikuasai pebalap yang menggunakan motor Aprilia.

Kejutan terbesar datang dari Marco Bezzecchi. Pebalap Italia tersebut berhasil mengamankan podium ketiga meski masih dalam proses pemulihan cedera setelah insiden di Sachsenring.

Bezzecchi menunjukkan daya juang tinggi sepanjang Sprint. Ia harus bekerja keras untuk mempertahankan posisinya hingga garis finis, terutama pada fase akhir balapan ketika kondisi fisiknya mulai menurun.

“Ini balapan yang bagus tapi sangat sulit. Pada empat lap terakhir, saya merasakan penurunan fisik yang signifikan, terutama saat menyalip Di Giannantonio untuk membuka jarak. Saya sangat senang dan emosional melihat tim menyambut hasil ini,” ungkap Bezzecchi.

Podium tersebut menjadi momen penting bagi Bezzecchi sekaligus memperkuat dominasi Aprilia pada Sprint Race MotoGP Inggris 2026.

Keberhasilan menyapu bersih podium mendapat sambutan positif dari manajemen Aprilia Racing. Fabiano Sterlacchini menilai hasil tersebut sangat penting dalam upaya tim mengumpulkan poin untuk persaingan kejuaraan musim 2026.

“Hari yang sangat positif bagi seluruh proyek kami. Semua pebalap kami sangat cepat di kualifikasi maupun Sprint. Sangat membahagiakan melihat Marco kembali ke podium dalam kondisi cedera tersebut,” kata Sterlacchini.

Ia menilai performa Jorge Martin juga memberikan tambahan poin penting bagi Aprilia dalam persaingan klasemen pebalap maupun konstruktor.

“Hasil Jorge juga menjadi poin penting untuk terus mengumpulkan angka di kejuaraan pebalap dan konstruktor,” lanjutnya.

Penguasaan tiga posisi podium dalam Sprint Race menjadi bukti perkembangan kompetitif Aprilia di MotoGP 2026. Jorge Martin, Ai Ogura, dan Marco Bezzecchi menunjukkan bahwa motor RS-GP mampu tampil kuat di tangan pebalap dari tim pabrikan maupun satelit.

Bagi Aprilia, hasil di Silverstone bukan hanya sekadar kemenangan Jorge Martin. Sapuan podium tersebut memperlihatkan kedalaman performa proyek Aprilia sekaligus menjadi modal penting menghadapi balapan utama MotoGP Inggris 2026.

Dengan torehan tersebut, Aprilia kini memiliki momentum positif untuk kembali memburu poin maksimal pada balapan utama di Sirkuit Silverstone.

Komentar pembaca