Tangerang – Mitsubishi Fuso resmi membuka booth pamerannya di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, Banten. Berlokasi di Hall 1 Booth 1A, kehadiran Mitsubishi Fuso pada pameran yang digelar mulai 29 Juli 2026 tersebut mengusung semangat “Zero Down Time”.
Tidak hanya memamerkan jajaran kendaraan niaga, Mitsubishi Fuso juga menjadikan GIIAS 2026 sebagai momentum untuk mempertegas layanan purnajual atau after-sales service sebagai salah satu keunggulan utama perusahaan di pasar kendaraan niaga Indonesia.
Selama lebih dari 56 tahun beroperasi di Indonesia, Mitsubishi Fuso telah mempertahankan posisi sebagai salah satu pemimpin pasar kendaraan niaga. Perusahaan mencatat pangsa pasar sebesar 47,7 persen dengan populasi kendaraan operasional yang telah melampaui 1,4 juta unit.
Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Daisuke Okamoto, mengatakan kebutuhan konsumen kendaraan niaga kini mengalami perubahan.
Jika sebelumnya konsumen lebih banyak mempertimbangkan spesifikasi kendaraan seperti kapasitas angkut, performa, dan ketahanan, saat ini aspek Total Cost of Ownership (TCO) serta solusi bisnis jangka panjang semakin menjadi pertimbangan.
Sepuluh tahun lalu konsumen umumnya mencari truk dengan fokus utamanya adalah spesifikasi seperti kapasitas angkut yang besar, performa yang andal, dan ketahanan yang teruji. Sebagai Andalan Bisnis Sejati, kami selalu menghadirkan produk yang mampu memenuhi ekspektasi tersebut” ujar Daisuke Okamoto.
Menurutnya, perkembangan digitalisasi dan teknologi kecerdasan buatan atau AI juga membuka peluang baru bagi industri kendaraan niaga. Kondisi tersebut mendorong Mitsubishi Fuso untuk menghadirkan teknologi serta solusi yang dapat membantu konsumen menjalankan bisnis secara lebih cerdas dan efisien.
“Namun saat ini, kebutuhan pelanggan telah bergeser. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan spesifikasi semata, tetapi juga Total Cost of Ownership, dan konsumen sekarang mencari solusi bisnis dan mobilitas untuk keberlangsungan bisnis jangka panjang” lanjutnya.
Salah satu sorotan utama Mitsubishi Fuso di GIIAS 2026 adalah peluncuran Canter FE 84G BCL yang diberi nama Canter Extra Long Bus.
Produk tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen di sektor pariwisata, transportasi penumpang, serta perjalanan antarkota. Kehadiran Canter Extra Long Bus juga menjadi bagian dari strategi Mitsubishi Fuso dalam menyediakan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap segmen bisnis.
Canter Extra Long Bus menawarkan sejumlah keunggulan, salah satunya adalah sasis lebih panjang. Konfigurasi tersebut memberikan keleluasaan bagi perusahaan karoseri untuk merancang kabin yang lebih lapang dengan kapasitas kursi yang maksimal.
Kendaraan ini juga memiliki radius putar yang lebih kecil sehingga dapat memberikan kemampuan manuver yang lebih baik ketika digunakan di jalan perkotaan maupun ruas jalan yang sempit.
Untuk menunjang kenyamanan, Canter Extra Long Bus menggunakan model long tapered leaf spring. Sistem tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan berkendara, khususnya pada penggunaan bus pariwisata dan transportasi dalam kota.
Dari sisi performa, kendaraan dibekali mesin bertenaga 136 PS, gear ratio 5,428, serta sasis yang dirancang untuk menghadirkan performa optimal di berbagai kondisi jalan.
Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Aji Jaya, mengatakan kombinasi performa dan efisiensi menjadi salah satu keunggulan Canter Extra Long Bus.
“Canter Extra Long Bus mampu memberikan performa yang tangguh di berbagai kondisi jalan. Kombinasi tenaga dan efisiensi ini memastikan kendaraan tetap responsif sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang nyaman dan aman” ujar Aji Jaya.
Ia menambahkan, kendaraan tersebut memiliki dimensi wheelbase 4,2 meter yang memberikan kapasitas lebih besar untuk mendukung kebutuhan transportasi penumpang.
Selain Canter Extra Long Bus, Mitsubishi Fuso menghadirkan lima unit yang merepresentasikan solusi bisnis untuk berbagai kebutuhan rantai pasok Indonesia.
Produk pertama adalah Canter Extra Long Bus yang menjadi sasis medium bus terpanjang dalam jajaran Mitsubishi Fuso saat ini. Kendaraan tersebut dirancang untuk sektor transportasi massal dan pariwisata premium.
Selanjutnya terdapat eCanter, truk full-electric yang tidak menghasilkan emisi gas buang. Kendaraan ini ditujukan untuk perusahaan yang mulai memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan dekarbonisasi.
Mitsubishi Fuso juga menampilkan Canter FE 84G, truk kabin lebar yang dirancang untuk kebutuhan logistik dalam kota maupun antarkota dengan kapasitas muatan maksimal.
Untuk kebutuhan distribusi logistik berat, terdapat Fighter-X FM65F Tractor Head 4×2 yang menawarkan tenaga besar untuk mendukung operasional heavy-duty cargo, termasuk perjalanan di jalur bebas hambatan.
Sementara itu, Fighter X FN61 FSL Logistic Package dihadirkan sebagai varian yang dirancang khusus untuk membantu mempermudah operasional pengusaha logistik.
Tidak hanya memperkenalkan produk, Mitsubishi Fuso juga menjadikan GIIAS 2026 sebagai momentum untuk memperkuat konsep Zero Down Time (ZDT).
Bagi Mitsubishi Fuso, layanan purnajual menjadi bagian penting dalam menjaga kendaraan konsumen tetap produktif. Dukungan jaringan layanan menjadi pembeda karena kendaraan niaga tidak hanya membutuhkan produk yang tangguh, tetapi juga kepastian perawatan ketika digunakan untuk aktivitas bisnis.
Pada 2026, Mitsubishi Fuso mengumumkan tiga implementasi utama untuk memperkuat layanan purnajual.
Pertama, Mitsubishi Fuso memperbarui identitas layanan Bengkel Siaga 24 Jam menjadi Bengkel 24 Jam Non-Stop. Layanan ini saat ini tersedia di 19 lokasi strategis yang berada di sepanjang jalur logistik nasional.
Dengan layanan tersebut, konsumen dapat melakukan perawatan dan perbaikan kendaraan kapan saja tanpa harus mengorbankan waktu operasional bisnis pada siang hari.
Kedua, Mitsubishi Fuso memperluas keberadaan Fuso Service Center yang ditempatkan di area terpencil atau on-site. Fasilitas tersebut berada di dekat wilayah operasional konsumen sektor pertambangan dan perkebunan.
Kehadiran Fuso Service Center memungkinkan kendala teknis ditangani langsung di lokasi tanpa mengharuskan kendaraan keluar dari site dan menempuh perjalanan jauh.
Ketiga, Mitsubishi Fuso memperluas portofolio Suku Cadang Tiga Berlian (SCTB) sebagai pilihan suku cadang alternatif dengan standar kualitas resmi Mitsubishi Fuso.
Dengan semakin lengkapnya lini SCTB untuk kebutuhan perawatan ringan hingga berat, konsumen mendapatkan pilihan untuk menekan biaya pemeliharaan kendaraan dan mengoptimalkan Total Cost of Ownership tanpa mengorbankan durabilitas.
Untuk mendukung operasional konsumen, Mitsubishi Fuso telah membangun ekosistem industri dari hulu hingga hilir di Indonesia.
Pada sektor manufaktur, kegiatan produksi dan perakitan Mitsubishi Fuso didukung oleh fasilitas PT Krama Yudha Ratu Motor serta PT Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing. Ekosistem tersebut juga melibatkan 127 perusahaan pemasok komponen lokal.
Sementara dari sisi distribusi dan purnajual, Mitsubishi Fuso didukung 223 diler resmi yang tersebar di 170 kota dan kabupaten di 33 provinsi.
Ketersediaan suku cadang juga didukung oleh 22 Parts Depo dan 7.875 partshop. Selain itu, terdapat lima Service Point dan empat Fleet Workshop yang beroperasi di lokasi operasional konsumen untuk memberikan dukungan teknis lebih dekat.
Berbagai inovasi yang ditampilkan di GIIAS 2026 memperlihatkan perubahan pendekatan Mitsubishi Fuso dalam menghadapi kebutuhan industri kendaraan niaga.
Perusahaan tidak hanya berfokus pada pengembangan kendaraan dengan spesifikasi dan performa yang sesuai kebutuhan, tetapi juga membangun ekosistem layanan yang dapat membantu konsumen mengendalikan biaya operasional serta meminimalkan waktu kendaraan tidak beroperasi.
“Kami tidak hanya menjual kendaraan. Kami menjual jaminan bahwa roda bisnis konsumen akan terus berputar tanpa interupsi. Melalui kekuatan jaringan purnajual terluas di Indonesia, kami mendampingi setiap kilometer perjalanan bisnis konsumen kami sebagai Andalan Bisnis Sejati” pungkas Aji Jaya.
Melalui semangat Zero Down Time, Mitsubishi Fuso menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra bisnis bagi konsumen. Perpaduan produk, teknologi, jaringan purnajual, suku cadang, serta layanan di lokasi operasional menjadi bagian dari strategi Mitsubishi Fuso dalam menjaga kendaraan konsumen tetap siap bekerja dan mendukung produktivitas bisnis.
