Harga Emas Naik Tajam, Antam Tembus Rp 2,86 Juta per Gram

Jakarta – Pergerakan harga emas di Indonesia kembali menunjukkan tren positif pada Selasa, 14 April 2026. Setelah sempat melemah sehari sebelumnya, harga emas 24 karat kini bangkit dengan lonjakan signifikan, mencerminkan respons pasar terhadap dinamika ekonomi global.

Kenaikan ini terjadi pada berbagai penyedia, termasuk emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam), layanan Pegadaian, hingga platform investasi digital. Kondisi ini mendorong pelaku pasar dan masyarakat untuk lebih cermat dalam memantau harga emas sebagai dasar pengambilan keputusan investasi.

Berdasarkan data terbaru, harga emas Antam 24 karat naik sebesar Rp 45.000 per gram menjadi Rp 2.863.000 per gram. Harga tersebut merupakan acuan pembelian di gerai resmi Logam Mulia.

Berikut rincian harga emas Antam untuk beberapa pecahan:

  • 0,5 gram: Rp 1.481.500
  • 1 gram: Rp 2.863.000
  • 5 gram: Rp 14.130.000
  • 10 gram: Rp 28.180.000
  • 100 gram: Rp 280.660.000

Tak hanya harga jual, harga beli kembali (buyback) juga mengalami kenaikan signifikan. Pada hari yang sama, harga buyback mencapai Rp 2.639.000 per gram, naik Rp 54.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada Senin, 13 April 2026, harga emas sempat turun Rp 42.000 ke level Rp 2.818.000 per gram, dengan harga buyback di angka Rp 2.585.000 per gram. Kenaikan hari ini menunjukkan pasar kembali bergairah setelah sempat mengalami tekanan.

Emas Antam dikenal memiliki tingkat kemurnian 99,99 persen dan telah mengantongi sertifikasi dari London Bullion Market Association (LBMA), yang menjadi standar internasional dalam perdagangan emas.

Melihat fluktuasi harga emas yang terjadi secara harian, investor disarankan untuk terus memantau pergerakan pasar agar dapat menentukan waktu yang tepat untuk membeli maupun menjual, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung.

Komentar pembaca