Suporter Leeds Disorot Usai Soraki Penghentian Laga untuk Buka Puasa di Elland Road

lensautama – Suporter Leeds menjadi sorotan usai menyoraki keputusan wasit yang menghentikan pertandingan sejenak saat laga antara Leeds United kontra Manchester City di Elland Road, kemarin. Penghentian itu ternyata bukan karena cedera pemain, melainkan bagian dari protokol untuk memberi kesempatan pemain Muslim berbuka puasa.

Pertandingan yang digelar di Elland Road tersebut memasuki menit ke-13 ketika wasit Peter Bankes meniup peluit tanda jeda singkat. Sejumlah pemain langsung menuju pinggir lapangan untuk mengambil botol minum yang telah disiapkan.

Belakangan diketahui, penghentian laga itu sengaja dilakukan agar para pemain Muslim dapat berbuka puasa Ramadan tepat waktu. Dari kubu Manchester City, nama-nama seperti Rayan Cherki, Rayan Ait-Nouri, dan Omar Marmoush memanfaatkan momen tersebut untuk membatalkan puasa mereka.

Papan skor stadion bahkan menampilkan keterangan bahwa laga dihentikan sejenak untuk keperluan berbuka puasa. Meski hanya berlangsung sekitar satu menit, sebagian suporter Leeds terlihat tidak sepakat dan melontarkan sorakan keras dari tribun.

Asisten pelatih Leeds, Edmund Riemer, menyayangkan reaksi negatif tersebut. Ia menilai tindakan sebagian suporter Leeds tidak mencerminkan semangat sportivitas dan toleransi dalam sepak bola.

Menurutnya, keputusan wasit sudah sesuai dengan protokol yang berlaku dan tidak merugikan jalannya pertandingan secara signifikan.

Organisasi anti-diskriminasi Kick It Out turut memberikan tanggapan. Mereka menekankan bahwa penghentian laga untuk berbuka puasa adalah langkah penting untuk memastikan sepak bola menjadi ruang yang inklusif bagi semua komunitas, termasuk umat Muslim.

Kick It Out menyatakan bahwa sepak bola modern harus mampu mengakomodasi keberagaman latar belakang pemain tanpa mengurangi esensi kompetisi.

Terlepas dari kontroversi yang melibatkan suporter Leeds, pertandingan tetap berjalan sengit. Manchester City akhirnya berhasil mencuri kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal Antoine Semenyo.

Hasil ini menjadi modal penting bagi pasukan asuhan Pep Guardiola untuk terus menempel ketat Arsenal di puncak klasemen. Saat ini, kedua tim hanya terpaut dua poin, meski Arsenal masih memiliki satu laga lebih banyak.

Kemenangan tersebut menjaga asa Manchester City dalam perburuan gelar, sementara sorotan terhadap suporter Leeds menjadi pengingat bahwa sepak bola bukan sekadar soal hasil akhir, tetapi juga nilai-nilai toleransi dan kebersamaan.

Komentar pembaca