Konsistensi Julian Johan Berbuah Hasil di Reli Dakar 2026

lensautama – Pembalap reli Indonesia Julian Johan perlahan menunjukkan hasil positif dari konsistensi dan ketangguhannya dalam persaingan ketat Reli Dakar 2026, khususnya di kategori Dakar Classic.

Keikutsertaan Julian Johan, yang akrab disapa Jeje, menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia di ajang balap rally raid paling ekstrem di dunia tersebut.

Menurut Jeje, kelas Dakar Classic di Reli Dakar 2026 diisi oleh mobil-mobil legendaris yang memiliki sejarah panjang di ajang Rally Dakar. Beberapa di antaranya adalah Porsche 959, Mercedes-Benz G Class, Mitsubishi Pajero Evolution, Peugeot 205 Turbo, hingga Audi Quattro S1.

Rally Dakar dikenal sebagai kompetisi motorsport rally raid paling berat dan ekstrem di dunia, dengan medan yang menguji ketahanan fisik, mental, serta ketepatan navigasi. Pada Reli Dakar 2026, Julian Johan menjadi pembalap nasional Indonesia yang untuk pertama kalinya melahap lintasan sejauh kurang lebih 8.000 kilometer.

Keikutsertaan Jeje dalam Reli Dakar 2026 menjadi momen bersejarah bagi motorsport Indonesia, mengingat kerasnya tantangan yang harus dihadapi para peserta sepanjang balapan.

Kiprah Julian Johan di Reli Dakar 2026 mengalami pasang surut sejak etape awal. Pada Stage 1 yang berlangsung di rute Yanbu pada 4 Januari 2026, Jeje mampu finis di posisi ke-11, hasil yang cukup menjanjikan untuk debutnya.

Namun, pada Stage 2 dengan rute Yanbu–Alula, Julian Johan harus puas finis di peringkat ke-14. Meski demikian, hasil tersebut belum berdampak signifikan pada posisinya di klasemen umum.

Tantangan berat kembali hadir di Stage 3 yang menempuh total jarak 736 kilometer di wilayah Alula. Pada etape ini, posisi finis Jeje merosot ke urutan ke-17, sehingga membuatnya turun satu peringkat ke posisi 12 klasemen sementara Reli Dakar 2026 kategori Dakar Classic.

Performa Julian Johan mulai menunjukkan peningkatan signifikan saat Stage 7 dengan rute Riyadh–Wadi Ad Dawasir yang digelar pada Minggu (11/1/2026). Jeje berhasil menembus posisi ke-7, menjadi salah satu hasil terbaiknya sepanjang Reli Dakar 2026.

Berkat hasil tersebut, Julian Johan mengalami lonjakan di klasemen dan naik ke peringkat ke-9. Tren positif ini berlanjut hingga etape 10 yang berlangsung pada 14 Januari 2026, di mana posisinya kembali meningkat ke peringkat ke-6 klasemen sementara.

Konsistensi dan kemampuan adaptasi Julian Johan terhadap medan ekstrem Reli Dakar 2026 menunjukkan bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing di level tertinggi dunia rally raid. Dengan sisa etape yang masih menantang, Jeje diharapkan dapat terus menjaga performa dan menorehkan hasil terbaik hingga garis akhir.

Keberhasilan Julian Johan di Reli Dakar 2026 bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi perkembangan olahraga otomotif Indonesia di kancah internasional.

Komentar pembaca