Marc Marquez Ajak Hentikan Cemoohan ke Valentino Rossi, Upaya Tutup Rivalitas Lama MotoGP

lensautama – Nama Marc Marquez nyaris tak pernah terpisahkan dari Valentino Rossi setiap kali pembalap asal Spanyol itu membicarakan perjalanan kariernya di MotoGP. Meski hampir satu dekade berlalu sejak puncak konflik keduanya, hubungan Marquez dan Rossi masih kerap menjadi sorotan publik dan terasa belum sepenuhnya mencair.

Pada malam penghargaan MotoGP di Valencia, November lalu, Marc Marquez secara terbuka mengimbau para penonton agar menghentikan cemoohan kepada Valentino Rossi. Sikap tersebut dianggap sebagai langkah dewasa Marquez dalam menyikapi rivalitas panjang yang membekas kuat di dunia balap motor.

“Apa yang ingin saya sampaikan adalah hormati semua orang” ujar Marc Marquez usai menerima penghargaan, seperti dikutip dari ESPN, kemarin.

Dalam wawancara terpisah bersama La Sexta, Marquez menegaskan bahwa sikap tersebut lahir dari keinginannya untuk melepaskan beban emosional yang selama ini menyertai rivalitas dengan Rossi. Menurutnya, menyimpan dendam hanya akan menjadi beban, baik bagi dirinya maupun para penggemarnya.

“Hidup dengan perasaan dendam itu sangat berat. Saya tidak ingin para penggemar saya menyimpan dendam” kata Marquez.

Pendekatan serupa juga ditunjukkan Marc Marquez saat terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi di MotoGP Australia yang berujung cedera. Ia meminta para pendukungnya tidak menyerang Bezzecchi, yang merupakan pembalap binaan Valentino Rossi. Marquez menegaskan bahwa insiden tersebut terjadi tanpa unsur kesengajaan.

“Kami sama-sama membuat kesalahan. Tidak ada yang dilakukan dengan sengaja” ujar Bezzecchi menanggapi insiden tersebut.

Marc Marquez menilai publik kerap luput memahami tekanan ekstrem yang dihadapi para pembalap MotoGP di lintasan. Menurutnya, setiap rider selalu berada di batas maksimal kemampuan saat balapan berlangsung.

“Kami semua mendorong hingga batasnya, tetapi orang-orang tidak memahaminya” ucap Marquez.

Sementara itu, Valentino Rossi belum menunjukkan langkah serupa. Legenda MotoGP asal Italia tersebut juga belum memberikan tanggapan terbuka terkait cemoohan sebagian fans Italia kepada Marc Marquez. Dalam wawancara dengan BT Sport pada 2021, Rossi bahkan sempat berkelakar bahwa perbaikan hubungan mereka membutuhkan waktu yang sangat lama.

“Mungkin 20 atau 30 tahun lagi” ujar Rossi sambil tertawa.

Upaya Marc Marquez untuk menutup lembaran lama setidaknya menandai perubahan sikap dari satu sisi. Namun, harapan rekonsiliasi penuh antara dua ikon besar MotoGP ini hingga kini masih terasa jauh dan terus menjadi cerita menarik bagi penggemar balap motor dunia.

Komentar pembaca