Jendela Otomotif Indonesia

Memperingati Hari Kartini, Royal Enfield Ngobrol Seru Dengan 3 Kakak-Beradik Gautama

0
Jakarta – Memperingati Hari Kartini, Royal Enfield ngobrol seru dengan 3 kakak-beradik Gautama setelah mereka riding menelusuri kota Jakarta untuk merayakan semangat berkendara, kebebasan, dan emansipasi perempuan.

Dalam rangka memperingati hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April, Royal Enfield ngobrol seru bersama 3 bersaudara Gautama – Diandra, Cassandra, dan Verrandra – ketika mereka riding bersama dan menjelajahi kota Jakarta sembari ngabuburit di bulan puasa.

Tiga perempuan, tiga profesi, dipersatukan oleh kecintaan pada otomotif. Nyatanya ketiga perempuan ini selalu tampil kompak dan akur. Kuncinya, mereka tak pernah pelit mengucapkan kata “maaf” satu sama lain.

Mereka pun selalu saling mendukung dan berusaha mengenal satu sama lain sebaik mungkin, sesuai ajaran dan amanat orang tua ketika mereka bertumbuh dewasa. Yang membuat unik, mereka bertiga memiliki hobi dan passion yang sama, yakni kecintaan pada dunia otomotif dan riding.

Ketiganya mengaku bahwa kecintaan mereka terhadap dunia otomotif berasal dari warisan sayang ayah yang hobi ngoprek mobil setiap minggu.

“Mengendarai motor itu ada sensasi tersendiri yang jauh berbeda dari pengalaman mengendarai mobil. Kita benar-benar merasakan feeling menyatu dengan mesin motor dan lebih ‘dekat’ dengan jalan. Itu yang bikin ketagihan dan pingin riding terus” Ujar Diandra Gautama

“Yang aku rasakan setiap kali riding, ada suntikan dopamin dan adrenalin yang bisa membuat kita semangat kembali. Riding buatku jadi momen pelepasan stres” Imbuhnya

“Dari kecil kami diajari bukan untuk mengendarai kendaraan, tapi untuk memahami dan merasakan mesinnya. Ketika menaiki motor, sensasi ini jadi lebih terasa. Kita bisa lupa sejenak dengan rutinitas sehari-hari dan bisa menikmati jalan panjang yang ada di depan” kata Cassandra.

Ada satu hal yang membuat Gautama Bersaudara jatuh cinta pada dunia motor, yakni persaudaraan yang dirasakan di atas aspal. Mereka mengakui, ada ikatan solidaritas antar sesama pengendara motor, yang jarang dijumpai di komunitas mobil.

Setelah menuntaskan riding ngabuburit dengan menaiki motor Royal Enfield Himalayan, Classic, dan GT 650, baik Diandra, Cassandra, maupun Verrandra sepakat bahwa brand motor ini punya rancangan dan feel istimewa yang membuat pengendara betah mengemudi berlama-lama.

“Buat para perempuan yang belum terlalu lincah di jalanan, motor Royal Enfield ini benar-benar bisa jadi motor yang patut dimiliki” ungkap Diandra dan Verrandra.

“Kalau aku paling suka sama Royal Enfield karena brand ini sebenarnya adalah brand tua legendaris, tapi mereka selalu berinovasi untuk menangkap tren terkini di dunia otomotif. Inovasi-inovasi mereka, misalnya dengan mengeluarkan Continental GT yang bergaya cafe racer atau Meteor 350, sangat mengakomodasi pengendara dari berbagai latar belakang” jelas Cassandra.

“Royal Enfield terus berupaya membuat sepeda motor yang mudah dikendarai dan digunakan oleh semua jenis pengendara – baik pemula maupun pro, baik laki-laki maupun perempuan. Di Indonesia, kami melihat semakin banyak pengendara perempuan yang memilih Royal Enfield karena desain motor yang klasik, unik, dan menggugah” kata Vimal Sumbly, Head of International Business APAC, Royal Enfield.

Komentar pembaca