Hari Tani Nasional, Bayer Luncurkan Program Better Life Farming

Advertisements

Jakarta – Bayer Indonesia, perusahaan global dengan kompetensi di bidang kesehatan dan pertanian, meluncurkan program pemberdayaan sebagai komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia yang rentan terdampak wabah COVID-19.

Melibatkan Mercy Corps Indonesia sebagai mitra strategis, program ini menargetkan pemberdayaan kepada 500.000 petani di 44 kabupaten dan 15 provinsi Indonesia.

Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian Republik Indonesia menjelaskan, kami sangat mengapresiasi inisiatif Bayer melalui program ‘Better Life Farming’, yang tak hanya membekali para petani dengan produk pertanian yang dibutuhkan, tetapi juga pembekalan keahlian dan kesehatan yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian Indonesia.

Sektor pertanian berperan signifikan menjadi penyumbang tertinggi pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan-II 2020. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), PDB pertanian tumbuh 16,24% pada triwulan-II 2020 (q-to-q). Bahkan, bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sektor ini tetap berkontribusi positif 2,19% (y-on-y).

Pertumbuhan ini didorong oleh tingginya kebutuhan masyarakat terhadap produk-produk dari sektor pertanian. Situasi ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi para pelaku sektor ini, terlebih para petani, untuk dapat terus memenuhi kebutuhan pangan nasional, khususnya di tengah kondisi pandemi COVID-19 yang masih jauh dari usai.

Meski demikian, di lapangan, ketika virus korona mewabah, Bayer mendapati para petani mengalami kesulitan dalam menjual hasil panen sehingga menyebabkan menurunnya pendapatan mereka – yang berdampak tidak tercukupinya modal kerja untuk membeli sarana pertanian pada musim tanam berikutnya. Selain itu, para petani juga terkendala mendapatkan kebutuhan tanam (seperti bibit, pupuk, pestisida, dsb.) secara tepat waktu akibat terganggunya rantai suplai selama pandemi.

Direktur Bayer Indonesia, Mohan Babu, menyampaikan, “Bayer memahami peran krusial para petani selaku garda terdepan penyedia bahan pangan nasional, kami menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas dan kesejahteraan hidup mereka. Upaya ini kami realisasikan lewat ‘Better Life Farming’ yang akan Bayer implementasikan sepanjang 2020-2021.

“Harapan kami, program ‘Better Life Farming’ turut mendukung peningkatan kualitas hidup para petani sehingga mereka bisa terus berkontribusi positif bagi industri pertanian Indonesia” ujar Mohan Babu.

“Bayer juga menaruh perhatian besar pada kesehatan perempuan dan terpacu untuk membantu 100 juta perempuan di seluruh dunia agar mendapatkan akses terhadap alat kontrasepsi guna mendukung kualitas kesehatan dan perekonomian mereka” jelas Presiden Direktur Bayer Indonesia, Angel Michael Evangelista.

Sementara di Indonesia, di tahap awal ini (periode 2020-2021), Bayer menyasar 500.000 petani – termasuk di dalamnya 100.000 perempuan petani, yang rentan terdampak Covid-19 di 44 Kabupaten dan 15 Provinsi agar mampu terus berdaya dan berkarya.

Provinsi cakupan program meliputi DI Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.

Secara jangka panjang, komitmen Bayer melalui program ‘Better Life Farming” di Indonesia akan berlanjut hingga 2030, dengan target penerima mencapai 4 juta petani kecil dan 3.000 pengusaha tani.

“Dengan dukungan komprehensif dan berkelanjutan dari Bayer yang berpadu dengan jaringan luas Mercy Corps Indonesia, kami optimis inisiatif ‘Better Life Farming’ ini memberi dampak signifikan pada peningkatan kapabilitas dan kualitas petani di Indonesia. Lebih jauh, kami berharap aksi kolaboratif ini dapat membantu pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia” tutup Direktur Eksekutif Mercy Corps Indonesia, Ade Soekadis.

Komentar pembaca