Di Tengah Pandemi COVID-19, Citi Indonesia dan Indonesia Business Links Gelar Rangkaian Forum Kemitraan

Advertisements

Jakarta – Indonesia Business Links (IBL) bersama Citi Indonesia (Citibank) menginisiasi seri kegiatan Forum Kemitraan – berupa ajang dialog para pemangku kepentingan untuk berkontribusi atasi pengangguran muda di tengah pandemi COVID-19.

Rangkaian diskusi ini menjadi bagian dari program Skilled Youth Program dengan dukungan dari Citi Foundation, yang berfokus memberikan bekal kemandirian dan edukasi finansial kepada generasi muda Indonesia.

“Dalam implementasinya, terlebih untuk mengatasi pengangguran akibat dampak pandemi COVID-19, perlu adanya praktik cerdas yang memberikan kesempatan kepada kalangan Indonesia Muda untuk mampu Terampil Bekerja maupun Terampil Berwirausaha, melalui pemberian keahlian yang sesuai bagi pemuda agar menjadi lebih produktif” Ujar Direktur Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Bappenas Mahatmi Parwitasari Saronto.

Perlunya tindakan segera untuk mengatasi pengangguran akibat wabah COVID-19 juga tercermin dalam studi ILO: “Global Survey on Youth and COVID-19, Indonesia” yang dirilis baru-baru ini.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa 1 dari 5 orang tenaga kerja muda telah berhenti bekerja sejak awal pandemi. Sementara, sekitar 52,3 persen tenaga kerja muda yang disurvei, mengaku telah mengalami pengurangan jam kerja nyaris separuh dari durasi normal sehingga berimbas pada menurunnya pendapatan mereka.

“Berdasarkan riset yang baru-baru ini dilakukan oleh UNDP melalui program Youth Co:Lab yang didanai oleh Citi Foundation, terlihat bahwa lebih dari 84 persen pengusaha muda yang terkena dampak pandemi telah melakukan berbagai inovasi dan mengembangkan sistem pendukung melalui berbagai jejaring sosial kewirausahaan muda” jelas Country Head of Corporate Affairs Citibank, Puni A. Anjungsari.

Secara keseluruhan, Skilled Youth Program berhasil memberikan manfaat dan dampak positif kepada lebih dari 2.275 generasi muda di kawasan industri hingga tahun keempat pelaksanaannya.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen global “Pathways to Progress’”dari Citi Foundation yang bertujuan memberikan dampak positif kepada 500.000 anak muda secara global, termasuk di Indonesia.

Memusatkan Jawa Barat sebagai wilayah sasaran, Skilled Youth Program telah terlaksana lewat kerja sama antara Citi Indonesia dan organisasi nirlaba Indonesia Business Links (IBL) – selaku pelaksana program, serta lima pemerintah daerah: Kotamadya dan Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, serta Kabupaten Bandung.

Data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS), per Februari 2020, menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia mencapai 4,99% dengan TPT tertinggi didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yaitu sebesar 8,49%.

Selama periode penyelenggaraan, Skilled Youth Program tahap IV merangkul kalangan muda dengan menghadirkan rangkaian aktivitas secara terencana – yang meliputi literasi finansial, penguatan karakter dan perilaku, pelatihan keterampilan teknis dan kewirausahaan, serta pendampingan pencarian kerja dan mentoring usaha.

Citibank dan IBL tetap menyelesaikan Skilled Youth Program yang kemudian dilanjutkan lewat platform digital. Dalam pelaksanaannya, program juga melibatkan berbagai pihak, antara lain lembaga pelatihan, pemerintah, pelaku bisnis lokal, komunitas, dan tentunya Citibank, guna menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pemberdayaan kalangan muda.

Salah satu peserta Skilled Youth Program dari Kabupaten Purwakarta, Alma Ferbyana mengaku, Ini sangat berguna untuk merespons keluhan pelanggan yang memiliki karakter berbeda-beda. Tidak hanya itu, saya merasakan pengembangan kapasitas diri lewat sejumlah pelatihan lainnya, seperti teknik fotografi produk, story telling dan digital marketing.

“Program Skilled Youth akan terus memberdayakan kalangan muda melalui peningkatan kemampuan, baik soft skill maupun hard skill, demi meningkatkan kapasitas guna membuka kesempatan ekonomi yang lebih baik bagi mereka sendiri dan orang-orang di sekitarnya” tutup Ketua Pengurus Indonesia Business Links, Chrysanti Hasibuan-Sedyono.

Komentar pembaca