Atalanta dan Juventus Terpuruk di Leg Pertama Playoff 16 Besar

lensautama – Dua wakil Italia mengalami malam kelam pada leg pertama playoff babak 16 besar Liga Champions, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Atalanta BC takluk 0-2 dari Borussia Dortmund, sementara Juventus FC dihantam Galatasaray SK dengan skor telak 2-5.

Hasil ini membuat peluang kedua tim Serie A tersebut untuk melangkah ke fase berikutnya Liga Champions menjadi semakin berat.

Bertanding di Signal Iduna Park, Atalanta langsung mendapat tekanan tinggi sejak awal laga. Dortmund membuka keunggulan cepat pada menit ketiga melalui sundulan Serhou Guirassy yang memanfaatkan umpan silang Julian Ryerson.

Dominasi tuan rumah berlanjut hingga gol kedua tercipta pada menit ke-42 lewat sepakan Maximilian Beier. Sepanjang pertandingan, Atalanta kesulitan keluar dari tekanan dan gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang dimiliki.

Kekalahan 0-2 ini membuat Atalanta berada dalam posisi sulit jelang leg kedua di Gewiss Stadium. Mereka wajib menang dengan selisih tiga gol untuk membalikkan agregat dan menjaga asa di Liga Champions musim ini.

Nasib lebih pahit dialami Juventus saat bertandang ke Rams Park. Meski sempat unggul 2-1 lewat dua gol Teun Koopmeiners, Bianconeri kehilangan kendali permainan pada babak kedua.

Galatasaray tampil agresif dan sukses mencetak empat gol tambahan. Dua di antaranya diborong Noa Lang, yang menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Juventus.

Situasi Juventus semakin rumit setelah Juan Cabal diusir wasit pada menit ke-67. Bermain dengan 10 orang, Juventus tak mampu membendung gelombang serangan tuan rumah yang memanfaatkan keunggulan jumlah pemain secara maksimal.

Kekalahan telak 2-5 membuat Juventus menghadapi misi nyaris mustahil pada leg kedua di Turin. Mereka wajib menang dengan selisih minimal empat gol untuk tetap menjaga peluang lolos ke babak berikutnya Liga Champions.

Sementara itu, Atalanta juga harus tampil sempurna di kandang sendiri demi membalikkan defisit dua gol. Kedua tim Italia kini berada di ujung tanduk dan membutuhkan performa luar biasa jika ingin mempertahankan eksistensi mereka di kompetisi elite Eropa tersebut.

Hasil leg pertama ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi wakil Serie A bahwa persaingan Liga Champions musim 2025/2026 semakin ketat dan tak memberi ruang untuk kesalahan kecil sekalipun.

Komentar pembaca