Jakarta – Chery OMODA & JAECOO, mobil yang menghadirkan gaya hidup dinamis, mengumumkan pencapaian luar biasa di bulan Juli 2024. Dengan volume penjualan ekspor global mencapai 20.184 unit, OMODA & JAECOO berhasil mempertahankan pertumbuhan penjualan yang pesat sejak peluncurannya pada April tahun lalu.
Chery resmi mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap dua model SUV produksinya di pasar Tiongkok. Langkah ini diambil setelah ditemukan potensi masalah keselamatan yang dapat berdampak pada performa kendaraan dan keselamatan pengendara.
Mengacu pada laporan Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China, Chery mengajukan dokumen penarikan dengan nomor S2026M0007V pada 23 Januari 2026. Proses recall ini dilakukan sesuai dengan regulasi penarikan produk otomotif cacat yang berlaku di negara tersebut.
Recall ini mencakup 1.108 unit kendaraan, yang terdiri dari model Tansuo 06 dan Chery Tiggo 7 1.6T. Kendaraan-kendaraan tersebut diproduksi dalam periode 1 April hingga 8 Desember 2025.
Sebagai informasi, Tansuo 06 merupakan SUV yang dipasarkan secara global dengan nama Jaecoo J7, termasuk di beberapa pasar internasional.
Penyebab utama recall ini adalah pemasangan klip harness kabel ECU (Engine Control Unit) yang tidak terpasang secara sempurna pada sebagian unit saat proses produksi. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gesekan pada kabel seiring pemakaian kendaraan.
Jika tidak ditangani, keausan pada harness kabel ECU dapat memicu gangguan serius, termasuk risiko mesin mati mendadak saat kendaraan sedang melaju. Situasi ini tentu dapat membahayakan keselamatan pengemudi, penumpang, maupun pengguna jalan lainnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Chery memastikan akan melakukan pemeriksaan menyeluruh secara gratis terhadap seluruh kendaraan yang terdampak recall. Apabila ditemukan klip yang tidak terpasang dengan benar atau kabel mengalami kerusakan, perbaikan hingga penggantian komponen akan dilakukan tanpa biaya apa pun.
Pemberitahuan recall akan disampaikan kepada para pemilik kendaraan melalui jaringan diler resmi Chery, baik melalui surat, sambungan telepon, maupun pesan singkat.
Chery menegaskan bahwa program penarikan ini mulai berlaku efektif sejak 23 Januari 2026. Informasi lengkap terkait recall dapat diakses melalui situs resmi pusat penarikan kendaraan milik regulator China serta akun resmi WeChat Chery.
Langkah ini menjadi bukti komitmen Chery dalam menjaga kualitas produk, meningkatkan standar keselamatan, dan mempertahankan kepercayaan konsumen di tengah persaingan pasar SUV yang semakin ketat.
