lesautama – Wuling Starlight 560 resmi diluncurkan di pasar Tiongkok dengan menawarkan tiga pilihan sumber tenaga, yakni mesin bensin, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), dan listrik murni.
SUV terbaru dari Wuling ini dibanderol dengan harga terjangkau, mulai dari 62.800 yuan atau sekitar Rp 150 jutaan, menjadikannya salah satu SUV multifungsi paling kompetitif di kelasnya.
Wuling Starlight 560 tersedia dalam konfigurasi 5 dan 7 penumpang, sehingga cocok untuk kebutuhan keluarga. Dari sisi tampilan, mobil ini ditawarkan dalam empat pilihan warna, yakni Interstellar Blue, Smoky Gray, Silver Frost White, dan Obsidian Black.
Secara dimensi, Wuling Starlight 560 memiliki panjang 4.745 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.755 mm, serta jarak sumbu roda 2.810 mm. Ukuran tersebut memberikan kesan SUV bongsor dengan kabin luas.
Untuk desain eksterior, versi bensin dan PHEV menggunakan gril jaring persegi panjang yang dipadukan dengan bumper bawah berbentuk trapesium. Sementara itu, Wuling Starlight 560 versi listrik tampil lebih modern dengan gril tertutup, menegaskan karakter kendaraan ramah lingkungan.
Masuk ke area kabin, Wuling Starlight 560 dibekali layar sentuh berukuran 12,8 inci yang terhubung dengan sistem operasi Ling OS. Menariknya, Wuling masih mempertahankan sejumlah tombol fisik di bawah pusat kontrol untuk kemudahan pengoperasian, dilengkapi wireless charging dan cup holder.
Dari sisi kepraktisan, bagasi Wuling Starlight 560 memiliki kapasitas 320 liter, yang dapat ditingkatkan hingga 1.945 liter dengan melipat kursi belakang secara rata. Kursi depan juga bisa dilipat rata, sementara kursi baris kedua dapat direbahkan hingga 125 derajat, memberikan fleksibilitas tinggi untuk perjalanan jauh.
Untuk urusan performa, Wuling Starlight 560 versi bensin mengandalkan mesin 1.5 turbo yang menghasilkan tenaga 174 dk dan torsi 290 Nm. Mesin ini dipadukan dengan pilihan transmisi manual 6-percepatan atau CVT.
Sementara Wuling Starlight 560 versi PHEV mengombinasikan mesin bensin 1.5L dengan motor listrik. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 105 dk dan torsi 130 Nm, sedangkan motor listrik menyumbang 194 dk dan torsi 230 Nm. Dalam mode listrik murni, jarak tempuh mencapai 125 km, sementara kombinasi bensin dan baterai memungkinkan jarak tempuh hingga 1.100 km.
Untuk Wuling Starlight 560 versi listrik murni, motor listrik menghasilkan tenaga 134 dk dan torsi 200 Nm. Mobil ini menggunakan baterai LFP berkapasitas 54,5 kWh dan 56,7 kWh, dengan jarak tempuh bervariasi mulai dari 450 km hingga 500 km.
Pengisian daya cepat menjadi salah satu keunggulan, di mana baterai dapat diisi dari 30 hingga 80 persen dalam waktu 20 menit. Bahkan, penambahan jarak tempuh sekitar 200 km diklaim hanya membutuhkan waktu 15 menit pengisian.
Di pasar Tiongkok, Wuling Starlight 560 dipasarkan dengan rentang harga 62.800 yuan hingga 98.800 yuan, atau setara Rp 152 jutaan hingga Rp 239 jutaan. Dengan pilihan teknologi yang lengkap dan harga kompetitif, Wuling Starlight 560 berpotensi menjadi SUV favorit di segmen elektrifikasi.
