Marc Marquez Kirim Sinyal Kebangkitan Jelang MotoGP 2026, Mulai Intensif Latihan Pasca Cedera

lensautama – Marc Marquez memberikan sinyal kuat kebangkitannya menjelang MotoGP 2026. Setelah melewati masa pemulihan cedera yang cukup panjang, pembalap Ducati Lenovo Team itu kembali mengaspal dan membuka peluang hadirnya persaingan sengit di kelas premier pada musim mendatang.

Cedera yang dialami Marc Marquez terjadi saat Grand Prix Indonesia Oktober 2025. Insiden tersebut menyebabkan retak tulang yang disertai gangguan ligamen di bahu kanan, memaksanya menepi hampir dua bulan dari aktivitas balap. Fokus utama juara dunia sembilan kali itu pun tertuju pada pemulihan fisik total agar dapat kembali ke performa terbaiknya.

Menjelang akhir Desember 2025, Marc Marquez mulai meningkatkan intensitas latihan sebagai bagian dari proses comeback. Ia mengawali tahapan tersebut dengan menunggangi Ducati 450MX di lintasan flat track pada 22 Desember. Sesi ini dinilai krusial untuk mengembalikan kekuatan fisik, refleks, serta naluri balap sebelum kembali ke sirkuit aspal.

Menurut laporan GPone.com, Marquez dijadwalkan menjalani latihan lanjutan di Sirkuit Valencia pada 8–9 Januari 2026. Agenda tersebut diproyeksikan sebagai persiapan penting sebelum menghadapi rangkaian tes pramusim resmi MotoGP.

Kehadiran kembali Marc Marquez langsung menjadi perhatian paddock, mengingat dominasinya pada MotoGP 2025. Pembalap asal Cervera, Spanyol, itu tampil luar biasa dengan menyabet gelar juara dunia kesembilan dalam kariernya.

Marquez mencatatkan 25 kemenangan dari total 36 balapan Sprint dan Grand Prix, serta memastikan gelar juara dunia saat musim masih menyisakan lima seri. Catatan tersebut menegaskan statusnya sebagai salah satu pembalap paling dominan dalam sejarah MotoGP.

Pengakuan atas kehebatan Marc Marquez datang dari Chico Lorenzo, ayah dari mantan juara dunia MotoGP Jorge Lorenzo. Dalam pernyataannya kepada Mundo Deportivo, Chico menilai Marquez sebagai pembalap yang telah melampaui batas tertinggi performa di MotoGP.

“Secara teknis, dia berada di level yang berbeda. Kreativitasnya nyaris tanpa batas dan selalu mampu menemukan cara untuk mencatatkan waktu terbaik” ujar Chico Lorenzo.

Ia juga menyoroti gaya balap Marquez yang agresif dan penuh risiko, sesuatu yang jarang dilakukan pembalap lain.

“Dengan etos kerja dan kecerdasannya, Marc Marquez telah menjadi figur yang mendefinisikan satu era MotoGP” tambahnya.

Meski sudah kembali berlatih, Marc Marquez belum diizinkan mengendarai Ducati Desmosedici GP sesuai regulasi konsesi MotoGP. Untuk sementara, ia menggunakan Ducati Panigale V4S, motor produksi massal yang juga menjadi basis pengembangan Ducati di ajang WorldSBK.

Dengan kondisi fisik yang terus membaik dan persiapan yang terstruktur, Marc Marquez diyakini siap kembali menjadi aktor utama dalam persaingan MotoGP 2026, sekaligus berpeluang memperpanjang dominasinya di era Ducati.

Komentar pembaca