Jakarta – Persija Jakarta tengah berada dalam tren positif usai meraih hasil sempurna pada dua laga kandang terakhir. Kepercayaan diri Macan Kemayoran pun meningkat, namun tantangan besar sudah menanti di depan mata.
Pada lanjutan kompetisi, Persija Jakarta dijadwalkan bertandang ke markas rival abadi, Persib Bandung. Duel klasik sarat gengsi ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026), pukul 15.30 WIB.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyadari betul bahwa laga kontra Persib selalu memiliki tekanan berbeda dibanding pertandingan lainnya. Menurutnya, persiapan matang menjadi kunci agar Persija tidak terpeleset dalam laga penuh tensi tersebut.
“Di minggu ini kami akan mulai mempelajari Persib. Kami sudah tahu kualitas tim Persib dan investasi besar yang mereka lakukan. Ada beberapa pemain tim nasional juga di sana” ujar Mauricio.
Mauricio menilai Persib Bandung memiliki kualitas mumpuni, baik dari segi komposisi pemain maupun dukungan finansial yang memperkuat kedalaman skuad mereka musim ini. Meski demikian, hal itu tidak membuat Persija Jakarta gentar.
Pelatih asal Brasil tersebut menegaskan bahwa timnya tidak akan mengubah pendekatan bermain. Persija tetap akan datang ke Bandung dengan identitas permainan sendiri, sembari tetap menunjukkan respek kepada lawan.
“Dalam minggu ini kami akan mematangkan persiapan untuk melawan Persib. Tapi kami ke sana untuk bermain, melakukan skema main kami sendiri. Kami respek kepada lawan, respek kepada Persib, tapi kami punya objektif sendiri dan kami akan mengejar itu” tegasnya.
Namun, pada laga klasik ini Persija Jakarta dipastikan belum tampil dengan kekuatan penuh. Fabio Calonego dan Ryo Matsumura masih harus menjalani sanksi Komite Disiplin PSSI. Selain itu, Gustavo Almeida masih dalam tahap pemulihan cedera dan belum bisa dipastikan tampil.
Dengan kondisi tersebut, laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta diprediksi kembali berlangsung ketat. Faktor mental, disiplin permainan, serta efektivitas dalam memanfaatkan peluang diyakini akan menjadi penentu hasil akhir duel panas dua rival abadi sepak bola Indonesia ini.
