Mandalika Bersiap Sambut MotoGP 2025, MGPA Lakukan Pembersihan Lintasan Jelang Balapan

Mandalika – Menjelang gelaran MotoGP seri ke-18 di Sirkuit Mandalika pada 3–5 Oktober 2025, pihak Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mulai melakukan berbagai persiapan intensif. Salah satu fokus utama saat ini adalah pembersihan lintasan Sirkuit Mandalika secara menyeluruh menggunakan road sweeper berteknologi modern.

Langkah ini dilakukan demi memastikan trek dalam kondisi optimal untuk menyambut para pembalap dunia seperti Marc Marquez, Francesco Bagnaia, dan Jorge Martin, serta menjaga reputasi Mandalika sebagai salah satu sirkuit terbaik di kalender MotoGP 2025.

Menurut Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA, proses pembersihan lintasan bukan hanya rutinitas, tetapi bagian penting dari standar internasional penyelenggaraan balapan motor kelas dunia.

“Kendaraan ini bukan hanya menyapu, tetapi juga mendorong pasir agar terkumpul ke jalur pembuangan. Dengan begitu, lintasan benar-benar bersih dan siap dipakai” jelas Priandhi dalam pernyataan resmi MGPA.

Road sweeper yang digunakan merupakan pinjaman dari Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN) melalui Satuan Kerja PJN Wilayah 1 NTB, sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam mendukung kelancaran event internasional di Sirkuit Mandalika.

Proses pembersihan ini dilakukan dengan cermat, mengikuti kontur elevasi trek Mandalika yang memiliki banyak sudut menantang. Tujuannya adalah agar setiap bagian lintasan—baik lurus maupun tikungan—bebas dari debu dan pasir yang berpotensi mengganggu performa ban serta keselamatan pembalap.

“Target kami, saat para rider melakukan track inspection pada Rabu dan Kamis sebelum balapan, mereka akan melihat sendiri bahwa sirkuit ini bersih, aman, dan layak digunakan” kata Priandhi.

Sirkuit Mandalika akan menjadi sorotan dunia saat menyelenggarakan balapan MotoGP 2025. Oleh karena itu, MGPA berkomitmen untuk menjaga kualitas lintasan dan fasilitas pendukung lainnya agar sesuai dengan standar Dorna Sports dan FIM.

Pembersihan lintasan dijadwalkan berlangsung selama lebih dari satu minggu, dimulai sejak akhir September hingga jelang race weekend. Hal ini juga menjadi bagian dari proses finalisasi persiapan sebelum para pembalap melakukan sesi latihan bebas dan kualifikasi.

Lebih lanjut, MGPA mengajak masyarakat Indonesia untuk hadir langsung ke Mandalika dan merasakan atmosfer balapan motor paling bergengsi di dunia.

“Kami ingin masyarakat mendukung para rider favorit mereka, seperti Marc Marquez, Francesco Bagnaia, dan Jorge Martin, secara langsung di Mandalika. Ini momen langka yang tak boleh dilewatkan” jelas Priandhi.

Komentar pembaca