Disaat Pandemi Covid-19, Pembukaan MTQ VIII Papua Barat Resmi Dibuka

Advertisements

Jakarta – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Provinsi Papua Barat, resmi dibuka oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dan disaksikan oleh jajaran walikota dan bupati se-Papua Barat.

Pembukaan MTQ VIII Papua Barat tersebut disaksikan via zoom, di Sekolah Menengah Atas Muhamaddiyah Teluk Bintuni.

Sebanyak 39 Kafilah MTQ yang berasal dari Teluk Bintuni akan mengikuti dan berpartisipasi dalam lomba yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun ini. Ke-39 kafilah Teluk Bintuni merupakan putera-puteri asli Teluk Bintuni yang berasal dari Sebyar.

“Ini membanggakan sekali, kafilah Teluk Bintuni adalah putera-puteri yang asli berasal dari Teluk Bintuni, bukan impor dari tempat lain” ujar Ir Petrus Kasihiw, Bupati Teluk Bintuni.

Bupati Kasihiw mendorong dan memberi semangat agar kafilah-kafilah Teluk Bintuni untuk memberikan yang terbaik, hingga bisa mewakili Provinsi Papua Barat untuk mengikuti MTQ tingkat Nasional. Selain itu, Bupati Kasihiw juga memberikan dukungan penuh kepada panitia penyelenggara dan LPTQ Teluk Bintuni, baik itu secara finansial maupun moriil.

“Kami pemerintah daerah memberikan dukungan penuh kepada para peserta dan panitia” Ungkapnya.

Kesigapan Bupati Kasihiw terlihat ketika terjadi pemadaman listrik pada saat acara pembukaan sedang berlangsung. Jajaran pejabat dan stafnya pun secara langsung diminta untuk memberikan bantuan pembangkit listrik (Genset – red) kepada panitia agar kelancaran acara yang diselenggarakan secara daring ini bisa terlaksana.

Pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Papua Barat VIII ini terasa berbeda. Adanya pandemi yang mengakibatkan harus dilaksanakan secara virtual, lanjut menurut Bupati Kasihiw tidak mengurangi nilai dari acara itu sendiri.

“Meskipun kali ini kita harus melaksanakan acara ini secara online, tapi jangan sampai menyusutkan semangat kita, dan menyurutkan nilainya” pangkas Bupati Teluk Bintuni.

Komentar pembaca