Agar Dompet Tetap Aman Meski Tak Lagi Berbentuk Fisik

Jakarta – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi, dilaksanakan secara virtual pada 21 Juni 2021 di Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Bagaimana Berbelanja Online dengan Dompet Digital”.

Kegiatan yang menghadirkan empat narasumber terpercaya ini diikuti oleh 339 peserta. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

“Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif” kata Joko Widodo Presiden.

Menurut dia, pandemi Covid-19 telah mendorong masyarakat bermigrasi ke digital. Setelah dulu ada ATM dan kartu kredit, kini ada pula dompet digital yang mulai banyak digunakan masyarakat.

Berikutnya, Finneke Wolajan menyampaikan materi berjudul ‘Memahami Aturan Bertransaksi di Dunia Digital’. Di dunia digital kita tidak bertemu langsung antara penjual dan pembeli. Tetapi yang pasti kita berkomunikasi dengan manusia. Etika bagi penjual seperti ramah, membalas pertanyaan pembeli, menyapa dengan panggilan sopan.

“Etikanya tidak berbeda jauh dari berhadapan langsung, cuma di sini pakai perantara” tutur Finneke.

“Saat ini budaya orang berkomunikasi telah banyak berubah. Teknologi dan internet mengubah kebiasaan berkomunikasi langsung menjadi digital, demikian pula dengan kebiasaan belanja” kata Nurhaidar.

Adapun Erna Dwi Lidiawati, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema mengenai “Main Aman saat Belanja Online”. Ia memberi tips cara berbelanja yang nyaman dan aman: cari tahu reputasi penjual, cek ulasan produk, apakah harga masuk akal, baca deskripsi produk, dan cermati syarat dan ketentuan.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

Komentar pembaca