lensautama – Pebalap muda Astra Honda kembali menunjukkan performa impresif di ajang internasional. Dua pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Resky Yusuf Hermawan dan Abimanyu Bintang Fermadi, sukses mempersembahkan dua podium pada putaran kedua Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026 yang berlangsung bersamaan dengan Malaysia Superbike Championship di Sepang International Circuit, Malaysia, pada 11–12 Juli 2026.
Hasil positif tersebut menjadi bukti bahwa program pembinaan pebalap muda Astra Honda terus melahirkan talenta yang mampu bersaing di level Asia sekaligus membawa harum nama Indonesia di arena balap internasional.
Pada race pertama yang digelar Sabtu (11/7) dalam kondisi lintasan basah akibat hujan, Resky Yusuf Hermawan memulai balapan dari posisi kedua, sementara Abimanyu Bintang Fermadi start dari posisi keempat.
Sejak lampu start menyala, kedua pebalap muda Astra Honda langsung tampil agresif. Resky bahkan berhasil bersaing di barisan terdepan dan terus memberikan tekanan kepada pemimpin balapan sepanjang race.
Memasuki lap terakhir, Resky sempat memimpin jalannya balapan. Namun, ia kehilangan posisi di tikungan akhir setelah disalip rivalnya dan harus puas finis di posisi kedua.
Sementara itu, Abimanyu harus menjalani hukuman long lap penalty akibat insiden pada putaran sebelumnya. Penalti tersebut membuat posisinya turun hingga peringkat ketujuh pada awal balapan. Meski demikian, ia mampu bangkit dan menutup race pertama di posisi kelima.
Race kedua yang berlangsung Minggu (12/7) digelar dalam cuaca cerah dengan susunan grid berdasarkan catatan waktu tercepat pada race pertama.
Resky memulai balapan dari posisi keempat, sedangkan Abimanyu berada di posisi keenam.
Start yang baik membuat Abimanyu langsung mengambil alih posisi terdepan sejak lap awal. Persaingan menuju podium berlangsung sangat ketat, terutama pada tiga lap terakhir ketika posisi pertama silih berganti di antara para pebalap.
Dengan penampilan yang konsisten, Abimanyu akhirnya berhasil finis di posisi kedua dan kembali menghadirkan podium bagi pebalap muda Astra Honda.
Sayangnya, nasib kurang beruntung dialami Resky. Saat berusaha masuk ke persaingan podium, ia tersenggol pebalap lain pada lap kedua hingga terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balapan. Resky kemudian mendapatkan penanganan dari tim medis di sirkuit.
Abimanyu mengaku puas mampu meraih podium kedua meski sempat kehilangan posisi terdepan akibat beberapa kesalahan di tengah balapan.
“Race kedua ini berjalan sesuai rencana. Saya start dengan bagus dan bisa langsung memimpin race. Sayang di pertengahan race beberapa kali saya melakukan kesalahan hingga kehilangan posisi depan. Saya tetap mencoba tenang dan tetap fokus, alhamdulillah bisa finish kedua. Ini merupakan poin yang penting, terima kasih atas dukungannya” ujar Abimanyu.
General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, mengatakan hasil yang diraih kedua pembalap tersebut menunjukkan perkembangan mental bertanding yang sangat positif.
Menurutnya, pengalaman bersaing di kompetisi internasional menjadi bekal penting bagi pebalap muda Astra Honda untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengejar prestasi yang lebih tinggi.
“Mentalitas serta semangat untuk kompetitif di lintasan balap merupakan modal positif bagi pebalap muda dalam bersaing membawa nama bangsa. Kami pun siap mendampingi mereka untuk terus berkembang meraih mimpi tertingginya di arena balap” kata Andy.
Hasil dua podium di Sepang menjadi tambahan motivasi bagi pebalap muda Astra Honda untuk menghadapi putaran berikutnya di Idemitsu Honda Thailand Talent Cup 2026 yang akan kembali digelar pada awal Agustus mendatang.
Resky Yusuf Hermawan asal Semarang dan Abimanyu Bintang Fermadi asal Sleman diharapkan mampu mempertahankan tren positif sekaligus mengumpulkan poin penting dalam perebutan klasemen musim ini.
Keberhasilan keduanya kembali menegaskan komitmen PT Astra Honda Motor dalam membina talenta balap Indonesia melalui jalur berjenjang, sehingga semakin banyak pebalap muda Astra Honda yang mampu bersaing dan berprestasi di level internasional.

