Site icon LensaUtama

Valentino Rossi Nilai Kedatangan Marc Marquez di Ducati Bikin Francesco Bagnaia Tertekan

Valentino Rossi

lensautama – Legenda MotoGP, Valentino Rossi, memberikan pandangannya mengenai performa muridnya, Francesco Bagnaia, yang dinilai tidak semoncer sebelumnya setelah kehadiran Marc Marquez di tim Ducati.

Menurut Rossi, Bagnaia sebenarnya tidak kehilangan kemampuan di lintasan balap. Namun, pembalap asal Italia tersebut dinilai sedang tidak berada dalam kondisi terbaiknya, terutama dari sisi mental dan konsistensi performa.

Valentino Rossi mengungkapkan bahwa pada musim sebelumnya Bagnaia tampil sangat agresif dan penuh motivasi untuk meraih kemenangan.

“Pada tahun lalu dia benar-benar lapar dan menunjukkan performa terbaiknya. Namun belakangan ini dia terlihat agak kehilangan arah” ujar Rossi seperti dikutip dari media otomotif Spanyol.

Situasi semakin kompleks bagi Bagnaia ketika Marquez bergabung dengan Ducati dan langsung tampil impresif. Adaptasi cepat yang ditunjukkan Marquez membuat persaingan di dalam tim menjadi semakin ketat.

Bahkan, performa gemilang Marquez sejak awal bergabung disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi mental Bagnaia di lintasan.

Menurut Rossi, tidak mudah bagi seorang pembalap menghadapi rekan setim yang langsung tampil cepat dan kompetitif.

“Ketika Marquez datang dan langsung bisa melaju kencang, kondisi ini tentu tidak mudah secara mental bagi Bagnaia” jelas Rossi.

Rossi juga menyoroti perbedaan gaya balap antara Bagnaia dan Marquez. Menurutnya, Bagnaia dikenal sebagai pembalap dengan pendekatan yang sangat rapi dan presisi di lintasan.

Sebaliknya, Marquez memiliki gaya balap yang lebih agresif dan mampu tampil cepat meskipun kondisi motor tidak sepenuhnya ideal.

“Pecco ingin semuanya berjalan sempurna karena dia memiliki gaya balap yang sangat bersih. Sementara Marquez mampu melaju kencang bahkan saat segalanya tidak berjalan sempurna” ungkap Rossi.

Selain faktor mental, Rossi juga menilai Bagnaia tengah menghadapi kendala teknis yang memengaruhi performanya di akhir balapan.

Salah satu masalah yang kerap muncul adalah pengaturan ban yang membuat performanya menurun di lap-lap terakhir.

Padahal pada musim sebelumnya, Bagnaia dikenal sangat kuat di fase akhir balapan karena mampu menjaga daya cengkeram ban lebih baik dibandingkan pembalap lain.

“Tahun lalu Pecco sangat kuat di akhir perlombaan. Dia selalu memiliki grip ban lebih baik dari pembalap lain. Sekarang justru terlihat lebih lambat di lap-lap terakhir” ujar Rossi.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Rossi tetap percaya bahwa Bagnaia memiliki kemampuan untuk kembali ke performa terbaiknya.

Dengan pengalaman serta dukungan tim Ducati, Bagnaia diyakini masih memiliki peluang besar untuk kembali bersaing di papan atas dan membuktikan kualitasnya di ajang MotoGP.

Exit mobile version