lensautama – Repsol Lubricants memperkuat kedekatannya dengan komunitas sepeda motor di Indonesia melalui partisipasi dalam Kustomfest 2026. Dalam ajang tersebut, Repsol berkolaborasi dengan Surabaya Main Tanah, komunitas yang aktif mendorong perkembangan kultur flat track dan motor custom, khususnya di Surabaya.
Flat track merupakan disiplin balap motor di lintasan tanah yang mengandalkan kecepatan, keseimbangan, serta keterampilan pengendara dalam mengendalikan sepeda motor di permukaan dengan tingkat traksi yang berubah-ubah.
Lebih dari sekadar kompetisi, flat track juga berkembang menjadi bagian dari kultur otomotif yang mempertemukan pengendara, builder, mekanik, dan komunitas motor.
Melalui kolaborasi ini, Repsol Lubricants ingin mengambil bagian dalam perkembangan kultur roda dua Indonesia, sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan komunitas yang memiliki ketertarikan pada motor custom dan aktivitas berkendara di lintasan tanah.
Flat track memiliki sejarah panjang dalam perkembangan olahraga balap motor dunia. Menurut American Motorcyclist Association (AMA), akar disiplin ini dapat ditelusuri hingga awal abad ke-20 di Amerika Serikat, ketika balapan sepeda motor juga diselenggarakan di lintasan pacuan kuda yang permukaannya dipersiapkan menjadi lintasan tanah.
Tonggak penting dalam perkembangan flat track terjadi pada 1954, saat AMA memperkenalkan Grand National Championship. Kejuaraan tersebut menggabungkan sejumlah disiplin balap motor, termasuk flat track dan balap jalan raya, dalam satu rangkaian kompetisi.
Daya tarik flat track terletak pada kombinasi kecepatan, presisi, dan kontrol. Pengendara harus mampu membaca kondisi lintasan, menjaga keseimbangan ketika memasuki tikungan, serta mengendalikan pergerakan roda belakang saat sepeda motor melaju di atas permukaan tanah.
Karakter tersebut membuat flat track tidak hanya menarik bagi penggemar olahraga balap, tetapi juga bagi komunitas motor custom yang menjadikan aktivitas berkendara sebagai bagian dari ekspresi dan gaya hidup otomotif.
Di Indonesia, kultur flat track mulai mendapatkan ruang melalui berbagai aktivitas komunitas dan kompetisi. Perkembangan ini membuka peluang bagi para penggemar motor untuk mengeksplorasi pengalaman berkendara yang berbeda, sekaligus membangun interaksi melalui minat yang sama terhadap dunia sepeda motor.
Partisipasi Repsol Lubricants di Kustomfest 2026 menjadi salah satu langkah untuk menjangkau beragam karakter pengendara di Indonesia. Melalui kolaborasi dengan Surabaya Main Tanah, Repsol terlibat dalam kultur yang menghubungkan motor custom, dirtbike, dan aktivitas berkendara di lintasan tanah.
Berangkat dari kecintaan terhadap motor custom dan dirtbike, Surabaya Main Tanah mengembangkan aktivitas flat track sebagai ruang untuk berkumpul, berlatih, dan berkompetisi.
Komunitas ini turut memperlihatkan bagaimana minat terhadap sepeda motor dapat berkembang menjadi aktivitas kolektif yang melibatkan keterampilan teknis, kreativitas, serta kebersamaan.
Bagi Repsol, keterlibatan dalam komunitas seperti ini merupakan kesempatan untuk memahami lebih dekat kebutuhan dan karakter pengendara. Pendekatan tersebut juga mencerminkan upaya perusahaan untuk membangun hubungan dengan ekosistem otomotif, tidak hanya melalui produk pelumas sepeda motor, tetapi juga melalui aktivitas yang relevan dengan kehidupan komunitas.
“Melalui kolaborasi dengan komunitas seperti Surabaya Main Tanah, kami ingin hadir lebih dekat dengan berbagai karakter pengendara dan kultur sepeda motor di Indonesia. Flat track menunjukkan bahwa kecintaan terhadap motor dapat berkembang menjadi aktivitas yang mempertemukan keterampilan, kreativitas, dan kebersamaan. Bagi Repsol, penting untuk tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga membangun hubungan dengan komunitas dan memahami dunia yang menjadi bagian dari passion mereka” ujar Alejandro Werd Alonso, Head of Marketing Asia Pacific Repsol.
Keterlibatan Repsol dalam kultur sepeda motor juga sejalan dengan pengenalan New Motorcycle Range, yang menghadirkan empat keluarga produk dengan fokus penggunaan berbeda. Portofolio ini dirancang untuk menjangkau kebutuhan pengendara dengan karakter dan aktivitas yang beragam.
Pembagian tersebut memperlihatkan pendekatan Repsol dalam menghubungkan portofolio pelumas dengan keragaman kebutuhan pengendara. Setiap aktivitas berkendara memiliki karakteristik tersendiri, mulai dari mobilitas perkotaan hingga perjalanan jarak jauh dan kegiatan yang berorientasi pada performa.
Bagi pengendara, pemilihan pelumas tetap perlu disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan, spesifikasi mesin, serta kondisi penggunaan sepeda motor. Dengan memahami kebutuhan tersebut, penggunaan produk pelumas dapat menjadi bagian dari perawatan kendaraan yang tepat.
Perkembangan flat track di Indonesia membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Selain ketersediaan lintasan dan penyelenggaraan kompetisi, keberadaan komunitas yang aktif, akses untuk belajar, serta penerapan standar keselamatan berkendara turut berperan dalam membangun lingkungan yang mendukung pertumbuhan disiplin ini.
Kolaborasi antara komunitas dan pelaku industri dapat membuka ruang interaksi yang lebih luas. Komunitas menyediakan pengalaman langsung mengenai karakter dan kebutuhan pengendara, sementara pelaku industri memiliki kesempatan untuk memahami perkembangan tren serta dinamika dunia roda dua.
Melalui partisipasinya di Kustomfest 2026 bersama Surabaya Main Tanah, Repsol Lubricants menunjukkan keterlibatannya dalam perkembangan kultur motor custom dan flat track di Indonesia.
Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan komunitas serta mengenal berbagai bentuk ekspresi dalam dunia sepeda motor.
Pada akhirnya, flat track bukan hanya tentang kecepatan menyelesaikan putaran. Di balik debu lintasan dan roda belakang yang bergerak menyamping, terdapat semangat untuk terus belajar, mengeksplorasi kemampuan, dan membangun kebersamaan.
Melalui kolaborasi dengan komunitas, Repsol Lubricants ingin menjadi bagian dari perjalanan tersebut sekaligus mendukung perkembangan ekosistem otomotif Indonesia yang semakin beragam.

