Jakarta – Persija Jakarta membuat langkah besar menjelang bergulirnya Super League 2026/2027 dengan resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru. Juru taktik asal Korea Selatan tersebut dikontrak selama tiga musim dan dipercaya memimpin Macan Kemayoran dalam upaya mengakhiri puasa gelar juara.
Kehadiran Shin Tae-yong menjadi sinyal kuat ambisi Persija Jakarta untuk kembali menjadi kekuatan dominan di sepak bola Indonesia. Penunjukan ini sekaligus mengakhiri masa kepelatihan Mauricio Souza yang dinilai belum mampu memenuhi ekspektasi tinggi klub meski berhasil membawa Persija finis di papan atas klasemen musim lalu.
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyatakan bahwa keputusan merekrut Shin Tae-yong merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membawa klub kembali ke jalur juara.
“Semoga pilihan ini menjadi titik balik bagi Persija untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa depan” ujar Prapanca saat memperkenalkan Shin Tae-yong di Jakarta International Stadium.
Menurutnya, manajemen telah melakukan evaluasi menyeluruh sejak kompetisi memasuki fase akhir musim lalu. Saat itu, Persija sempat bersaing dalam perebutan gelar, namun performa tim menurun setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan beruntun.
Musim lalu, Persija Jakarta harus puas mengakhiri kompetisi di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 71 poin. Hasil tersebut membuat Macan Kemayoran tertinggal dari juara bertahan Persib Bandung dan runner-up Borneo FC.
Meski pencapaian tersebut tergolong baik, manajemen Persija merasa tim membutuhkan sosok pelatih berpengalaman yang mampu membawa klub melangkah lebih jauh dan kembali mengangkat trofi juara.
Nama Shin Tae-yong bukanlah sosok asing bagi pencinta sepak bola Indonesia. Selama lima tahun menangani Tim Nasional Indonesia, pelatih berusia 56 tahun itu berhasil membawa sejumlah kemajuan signifikan.
Di bawah arahannya, Indonesia mampu lolos ke berbagai turnamen tingkat Asia di kelompok usia berbeda. Prestasi lainnya termasuk menembus babak 16 besar Piala Asia 2023, finis peringkat keempat Piala Asia U-23 2024, serta meningkatkan posisi Indonesia di ranking FIFA.
Meski belum berhasil mempersembahkan gelar juara, kontribusi Shin Tae-yong dalam membangun fondasi sepak bola nasional mendapat apresiasi luas dari publik.
Setelah berpisah dengan Timnas Indonesia pada awal 2025, Shin Tae-yong sempat menjabat sebagai Wakil Presiden Korea Football Association. Ia kemudian melanjutkan karier sebagai Director of Football di Seongnam FC sebelum menangani Ulsan HD dalam periode singkat.
Kini, tantangan baru menanti bersama Persija Jakarta. Dengan dukungan manajemen, skuad yang kompetitif, serta loyalitas suporter The Jakmania, Shin Tae-yong diharapkan mampu membawa Macan Kemayoran kembali meraih kejayaan.
Penunjukan pelatih asal Korea Selatan tersebut juga meningkatkan optimisme suporter yang sudah lama menantikan gelar juara liga kembali hadir di ibu kota.
Jika mampu menerapkan filosofi permainan dan disiplin yang selama ini menjadi ciri khasnya, Shin Tae-yong berpeluang membuka lembaran baru dalam sejarah Persija Jakarta di Super League 2026/2027.

