Jakarta – Ajang Kejurnas Drag Race 2026 kembali mencuri perhatian pecinta motorsport nasional. Putaran 2 bertajuk SIMPATI 5G Sulawesi Drag Record 2026 sukses digelar di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan pada 23–24 Mei 2026 dengan menghadirkan berbagai rekor dan persaingan sengit di lintasan balap lurus.
Kejuaraan yang menjadi satu-satunya seri Kejurnas Drag Race di Indonesia Timur tersebut mencatatkan antusiasme luar biasa dengan total 976 starter ambil bagian sepanjang akhir pekan balapan.
Jumlah itu menjadikan putaran Makassar sebagai seri dengan peserta terbanyak sepanjang gelaran Kejurnas Drag Race 2026, bahkan melampaui jumlah starter pada Putaran 1 di Surabaya, Jawa Timur.
Tingginya partisipasi tersebut memperlihatkan perkembangan pesat dunia drag race nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia yang kini semakin aktif melahirkan talenta-talenta baru di dunia motorsport.
Tidak hanya ramai peserta, SIMPATI 5G Sulawesi Drag Record 2026 juga menghadirkan sejarah baru melalui pecahnya rekor waktu di Kelas Bracket 9 Detik Diesel Kejurnas.
Pembalap Adim Prasetiyo dari tim Sea Team Pro7 sukses mencatat waktu fantastis 9,0 detik menggunakan Toyota Fortuner. Catatan itu menjadi rekor baru karena sebelumnya kelas tersebut umumnya berada di kisaran waktu di atas 9,1 detik.
Atmosfer kompetisi Kejurnas Drag Race 2026 juga semakin menarik dengan hadirnya para pembalap muda berbakat. Salah satu sorotan datang dari kategori pelajar, di mana peserta termuda yang tampil masih berusia 13 tahun. Kehadiran pembalap muda itu menjadi simbol regenerasi positif sekaligus bukti bahwa olahraga drag race semakin diminati generasi muda Indonesia.
Sebanyak 37 kelas diperlombakan dalam putaran kali ini, mulai dari kelas Kejurnas, supporting class, Free For All, hingga kelas bracket yang menjadi favorit peserta dan penonton. Panitia juga membuka Kelas Khusus Pelajar guna mengakomodasi tingginya minat pembalap muda untuk terjun ke dunia balap resmi.
Ketua Panitia SIMPATI 5G Sulawesi Drag Record 2026, Helmi Hamid, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang menunjukkan perkembangan positif drag race nasional.
“Antusiasme luar biasa yang terlihat di Makassar membuktikan bahwa drag race Indonesia terus berkembang dengan sangat positif. Jumlah starter yang meningkat, pecahnya rekor waktu, hingga hadirnya pembalap muda menjadi sinyal bahwa regenerasi dan kompetisi berjalan dengan sangat baik. Sebagai penyelenggara, kami sangat bangga dapat berkontribusi terhadap kemajuan motorsport tanah air” ujar Helmi.
Persaingan sengit juga terjadi di berbagai kelas utama Kejurnas Drag Race 2026. Pembalap asal Papua, Brayen Sumalata dari tim Sapi Balap x JRT, berhasil menjadi juara di Kelas Bracket 8 Detik Kejurnas.
Sementara itu, Adim Prasetiyo tampil dominan di Kelas Bracket 9 Detik Diesel Kejurnas dengan torehan rekor baru 9,0 detik. Di Kelas Bracket 9 Detik Non Diesel Kejurnas, pembalap lokal Adrian Witono dari tim OTP37 x Sonic Speed sukses keluar sebagai juara.
Nama Jeffi Heriyus asal Sumatera Barat juga berhasil menjadi yang tercepat di Kelas Bracket 10 Detik Non Diesel Kejurnas. Sedangkan pembalap Sulawesi, Icha Ghaly, tampil impresif dengan memenangkan Kelas Bracket 10 Detik Diesel Kejurnas.
Pada Kelas 11 Detik Kejurnas, pembalap asal Sulawesi Selatan Alpian AR berhasil mengamankan posisi juara setelah tampil konsisten sepanjang balapan.
Keberhasilan penyelenggaraan SIMPATI 5G Sulawesi Drag Record 2026 juga menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem motorsport nasional melalui kolaborasi antara penyelenggara, komunitas otomotif, sponsor, hingga berbagai pelaku industri pendukung lainnya.
Dukungan teknologi jaringan Hyper 5G dari Telkomsel melalui SIMPATI turut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran event. Teknologi konektivitas cepat dan stabil dinilai sangat relevan dengan dunia motorsport yang identik dengan presisi tinggi dan momen balap berintensitas ekstrem.
Dengan suksesnya Putaran 2 di Makassar, Kejurnas Drag Race 2026 diharapkan terus menjadi wadah kompetisi bergengsi sekaligus ruang lahirnya talenta-talenta muda yang mampu membawa nama Indonesia ke level motorsport yang lebih tinggi.

