lensautama – Hino Motors Sales Indonesia bersama Politeknik Transportasi Darat Bali, Komite Nasional Keselamatan Transportasi, dan PT Cahaya Surya Bali Indah menggelar seminar keselamatan transportasi bertajuk “Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Armada Angkutan dengan Penerapan Driver Monitoring & Manajemen Perawatan”.
Kegiatan yang berlangsung di Kampus POLTRADA Bali, Tabanan, ini menjadi wadah kolaborasi antara industri, regulator, dan institusi pendidikan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan transportasi sekaligus efisiensi operasional armada kendaraan niaga di Indonesia.
Seminar Hino tersebut dihadiri berbagai kalangan mulai dari pelaku usaha transportasi, operator armada, asosiasi, institusi pemerintah, akademisi, hingga taruna POLTRADA Bali.
Direktur POLTRADA Bali, Firga Ariani, menegaskan pentingnya pendidikan vokasi transportasi dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten menghadapi perkembangan industri transportasi modern.
“Pendidikan vokasi di bidang transportasi memiliki peran penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri transportasi modern. Kolaborasi dengan dunia industri seperti Hino menjadi langkah positif dalam memperkuat kualitas pendidikan dan praktik keselamatan transportasi” ujar Firga Ariani.
Dalam industri kendaraan niaga, keselamatan dinilai tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi faktor penting untuk menjaga produktivitas bisnis.
Melalui penerapan driver monitoring dan manajemen perawatan kendaraan, operator armada dapat memantau kondisi pengemudi dan kendaraan secara lebih optimal sehingga mampu mengurangi risiko kecelakaan, menekan downtime, serta meningkatkan efisiensi operasional armada.
Seminar Hino ini menghadirkan berbagai sesi diskusi mengenai tantangan keselamatan transportasi, praktik terbaik perawatan kendaraan, integrasi driver monitoring dalam operasional armada, hingga kampanye budaya keselamatan transportasi.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan panel discussion dan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber.
Senior Investigator KNKT, Ahmad Wildan, menegaskan bahwa keselamatan transportasi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak.
“Safety adalah tanggung jawab bersama. Keselamatan transportasi tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak saja, tetapi membutuhkan kolaborasi antara operator, pengemudi, industri, regulator, dan masyarakat untuk menciptakan budaya keselamatan yang lebih baik” jelas Ahmad Wildan.
Melalui kegiatan ini, Hino berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam meningkatkan standar keselamatan transportasi di Indonesia.
Sejalan dengan konsep Total Support, Hino tidak hanya menghadirkan kendaraan niaga yang andal, tetapi juga mendukung pelanggan melalui edukasi keselamatan, layanan purna jual, dan solusi operasional untuk menjaga uptime kendaraan serta efisiensi bisnis pelanggan.
Marketing Director HMSI, Tomoki Hattori, menyampaikan bahwa keselamatan menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas pelanggan.
“Bagi Hino, keselamatan bukan hanya mengenai kendaraan, tetapi juga bagaimana memastikan operasional pelanggan berjalan dengan aman, efisien, dan produktif” ujar Tomoki Hattori.
Melalui kolaborasi antara Hino Academy dan POLTRADA Bali, perusahaan transportasi truk maupun bus di wilayah Bali dan sekitarnya kini diharapkan semakin mudah mendapatkan pelatihan pengemudi serta manajemen perawatan kendaraan secara profesional.
Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen Hino dalam mendukung terciptanya sistem transportasi yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia.

