Jakarta – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menghadirkan program menarik bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama musim mudik Lebaran 2026. Melalui promo spesial, tiket Whoosh kini mendapatkan potongan harga hingga Rp100.000 untuk rute Jakarta–Bandung.
Program diskon Kereta Cepat ini menjadi alternatif transportasi yang lebih hemat dan nyaman di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa promo ini merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai mitra penjualan untuk memberikan kemudahan serta nilai tambah bagi penumpang.
“Pada momen Angkutan Lebaran dengan mobilitas masyarakat yang meningkat, KCIC menghadirkan program diskon tiket melalui mitra penjualan untuk memberikan pilihan perjalanan yang lebih hemat dan fleksibel” ujarnya.
Dalam program ini, tersedia berbagai penawaran menarik. Salah satunya cashback hingga Rp50.000 melalui aplikasi Livin' by Mandiri (fitur Livin’ Sukha) yang berlaku hingga 31 Maret 2026. Selain itu, diskon lebih besar hingga Rp100.000 juga tersedia melalui platform Trip.com yang berlaku hingga 31 Mei 2026.
KCIC mencatat, penjualan tiket Kereta Cepat Whoosh selama periode Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan tren positif. Hingga 20 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, jumlah tiket yang terjual telah mencapai sekitar 145 ribu untuk periode perjalanan 13–30 Maret 2026.
Sementara itu, khusus untuk keberangkatan pada 20 Maret 2026, penjualan tiket tercatat sekitar 10 ribu dan diproyeksikan meningkat hingga mendekati 18 ribu penumpang seiring berlanjutnya penjualan.
KCIC mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket melalui kanal resmi seperti aplikasi Whoosh, situs resmi, maupun mitra penjualan agar dapat memperoleh jadwal perjalanan sesuai kebutuhan.
Sebagai informasi, Whoosh merupakan layanan Kereta Cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara dengan kecepatan hingga 350 kilometer per jam. Layanan ini melayani rute Jakarta–Bandung dengan empat stasiun utama, yaitu Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar, yang semakin mempermudah konektivitas antarwilayah secara cepat dan efisien.

