Site icon LensaUtama

Francesco Bagnaia Sambut MotoGP 2026, Siap Tebus Kegagalan Musim Lalu

Francesco Bagnaia

lensautama – Francesco Bagnaia menyambut MotoGP 2026 dengan tekad besar untuk bangkit. Pembalap Ducati yang akrab disapa Pecco itu ingin menebus kegagalannya pada musim lalu setelah tampil kurang konsisten sepanjang MotoGP 2025.

Sebagai informasi, Francesco Bagnaia gagal finis sebanyak tujuh kali dari total 22 seri balapan yang digelar musim lalu. Rentetan hasil buruk tersebut membuatnya tercecer dalam perebutan gelar juara dunia.

Pada klasemen akhir MotoGP 2025, Francesco Bagnaia hanya mampu finis di posisi kelima dengan koleksi 288 poin. Hasil ini jelas jauh dari ekspektasi, mengingat statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia.

Seringnya gagal finis menjadi faktor utama yang menghambat konsistensi Pecco. Padahal secara kecepatan, pembalap asal Italia tersebut tetap mampu bersaing di barisan depan.

Kondisi inilah yang membuat Francesco Bagnaia berambisi memulai musim 2026 dengan mentalitas baru dan performa yang lebih stabil.

Pada tes pramusim MotoGP 2026 yang digelar di Sepang awal bulan ini, Francesco Bagnaia menempati posisi keenam. Ia mencatatkan waktu terbaik 1 menit 56,929 detik.

Catatan tersebut terpaut sekitar 0,5 detik dari Alex Marquez yang menjadi pembalap tercepat dalam sesi tes tersebut.

Meski belum menjadi yang tercepat, hasil ini dinilai cukup positif sebagai fondasi awal menghadapi musim baru. Fokus utama Bagnaia bukan hanya soal catatan waktu, melainkan konsistensi dan kesiapan mental.

Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, mengungkapkan keyakinan tinggi terhadap Francesco Bagnaia jelang MotoGP 2026. Ia mengaku melihat perubahan signifikan dalam diri Pecco setelah kembali dari jeda musim dingin.

“Pada awal tahun, saat ia kembali dari jeda musim dingin, saya melihat sosok Pecco yang benar-benar berbeda dengan mentalitas yang juga berbeda. Hal ini mengingatkan saya pada versinya di tahun 2024” ujar Tardozzi.

Menurutnya, Francesco Bagnaia akan menjadi rival yang sangat sulit dikalahkan pada musim ini. Ia menilai Pecco sebagai pembalap cerdas yang aktif berdiskusi dengan tim untuk mencari solusi terbaik.

“Saya rasa sejak tes Valencia, ia telah mendapatkan kembali sikap mental yang tepat. Kami sangat senang, kami tahu bahwa memiliki sosok Pecco yang sangat kompetitif” tutup Tardozzi.

Dengan pengalaman pahit musim lalu, Francesco Bagnaia kini memiliki motivasi berlipat untuk kembali ke jalur perebutan gelar. Dukungan penuh dari Ducati serta peningkatan mentalitas menjadi modal penting dalam menyongsong MotoGP 2026.

Jika mampu menjaga konsistensi dan meminimalkan kesalahan, bukan tidak mungkin Francesco Bagnaia kembali menjadi kandidat kuat juara dunia dan menebus kekecewaan musim sebelumnya.

Exit mobile version