Jakarta – Geely EX5 menjadi sorotan publik setelah sebuah mobil listrik berwarna putih yang diduga model tersebut mengalami patah as roda di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Tangerang. Insiden ini viral di media sosial dan memicu berbagai komentar dari warganet terkait kualitas kendaraan listrik asal China tersebut.
Informasi yang beredar di media sosial, salah satunya dibagikan akun Threads @infopik.id, menyebutkan kejadian itu berlangsung pada Minggu malam, 15 Februari 2026. Lokasi insiden diduga berada di depan kompleks Lotus, kawasan PIK.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria memeriksa bagian kolong roda depan sebelah kiri mobil yang diduga mengalami patah as. Dari sisi eksterior, bumper mobil tampak tidak menunjukkan adanya bekas tabrakan atau kerusakan berarti.
Akun @infopik.id menuliskan bahwa mobil tersebut mengalami patah as roda di depan kompleks Lotus, sehingga sempat menghambat arus lalu lintas di sekitar lokasi pada Minggu malam.
Di kolom komentar unggahan tersebut, sejumlah warganet menduga kendaraan yang mengalami insiden adalah Geely EX5. Model ini pertama kali dipasarkan di Indonesia saat ajang Indonesia International Motor Show 2025 dan langsung menarik perhatian pecinta otomotif Tanah Air.
Beberapa komentar warganet pun ramai membahas kondisi mobil yang terlihat mulus namun mengalami patah as roda.
“Kondisi bumper mulus tiba-tiba patah? Damn!! Kita tunggu klarifikasi Geely” Akun @wandy_carhunter
Sementara akun @owenandu secara singkat menyebut model kendaraan dalam video tersebut,
“Geely EX5”
Komentar lain datang dari @sahar.arief yang menyoroti kondisi mobil:
“Buset semurah-murahnya LCGC kayaknya ga pernah liat ada yang patah as roda dengan keadaan mobil mulus gini”
Tak sedikit pula yang membandingkan kualitas mobil buatan China dengan mobil Jepang. Akun @rescuesans bahkan mengaitkan insiden ini dengan pertimbangannya saat memilih kendaraan listrik di akhir tahun lalu.
“Saya akhir tahun galau bener mau EX5 atau Kona. Terus lihat sensor-sensor EX5 yang error gara-gara cuma dilem sama double tape, terus ga jadi EX5. Ealah sekarang malah patah as” @wahyue_poetra berkomentar,
“Kirain cuma software issue, ternyata hardware juga meragukan brand yang ini”
Kabar insiden patah as roda yang diduga menimpa Geely EX5 ini telah sampai ke manajemen Geely Auto Indonesia. Public Relations Senior Manager Geely Auto Indonesia, Frietz F. Roboth, menyatakan pihaknya telah menerima informasi terkait kejadian yang beredar di media sosial.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan detail mengenai penyebab pasti patah as roda tersebut, termasuk apakah benar unit yang dimaksud merupakan Geely EX5 atau faktor lain yang memicu insiden tersebut.
Insiden ini menjadi perhatian publik karena terjadi pada mobil yang secara visual tampak tanpa kerusakan signifikan di bagian luar. Hal tersebut memunculkan pertanyaan mengenai faktor teknis, kualitas komponen, hingga kemungkinan adanya penyebab eksternal yang belum terungkap.
Sebagai salah satu model kendaraan listrik yang baru dipasarkan di Indonesia, Geely EX5 memang tengah berupaya membangun kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, klarifikasi resmi dan investigasi menyeluruh dari pihak pabrikan dinilai penting untuk menjaga reputasi merek serta memberikan kepastian kepada calon maupun pemilik kendaraan.
Perkembangan lebih lanjut terkait insiden Geely EX5 di PIK ini masih dinantikan, terutama hasil investigasi resmi dari pihak terkait guna memastikan penyebab sebenarnya dari patah as roda tersebut.

